Gelar Aksi Bela Palestina, Warga Kibarkan Bendera hingga Bawa Poster Kemerdekaan
Minggu, 18 Mei 2025 - 08:42 WIB
loading...
Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palastina (ARI BP) menggelar aksi damai bela Palestina di kawasan Silang Monas Selatan, Jakarta, pada Minggu (18/5/2025). Foto/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palastina (ARI BP) menggelar aksi damai bela Palestina di Silang Monas Selatan, dekat Patung Arjuna Wijaya, Jakarta pada Minggu (18/5/2025) pagi.
Dari pantauan SindoNews, sejumpah massa aksi pun sudah memadati lokasi sejak pukul 06.00 WIB. Terlihat, mereka nampak mengenakan pakaian muslim dilengkapi atribut syal, poster hingga bendera Palestina.
Baca juga: Kota AS Ini Secara Resmi Kibarkan Bendera Palestina di Kantor Pemerintahan
Nampak sejumlah dari mereka mengibarkan bendera Palestina sebagai bentuk dukungan kemerdekaan Palestina. Bahkan, mereka membawa poster dukungan kemerdekaan Palestina.
"Peace is the way," tulis poster yang dibentangkan salah satu pengunjuk rasa.
Dari atas panggung orasi, sejumlah tokoh dan seniman menyuarakan kemerdekaan Palestina. Adapun tokoh yang dijadwalkan hadir seperti Din Syamsuddin.
Kemudian Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, Ketua Majelis Penasihat PP Muslimat Hidayatullah Sabriati Aziz.
Baca juga: Trump Tinggalkan Jazirah Arab, Israel Luncurkan Operasi Militer Besar-besaran ke Gaza
Ratusan personel Kepolisian dan gabungan aparat keamanan disiapkan mengamankan aksi bela Palestina dari sejumlah aliansi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Minggu (18/5/2025) pagi.
"Dalam rangka pengamanan aksi penyampaian pendapat bela Palestina, kami mengerahkan 914 personel gabungan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Minggu (18/5/2025).
Personel gabungan tersebut dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait. Mereka ditempatkan di sejumlah titik sekitar kawasan Patung Kuda. Sedangkan pengalihan arus lalu lintas yang berbarengan dengan Car Free Day (CFD) itu bersifat situasional.
"Rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan melihat perkembangan dinamika situasi di lapangan," jelasnya.
Susatyo mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan selalu bertindak persuasif, tidak memprovokasi dan terprovokasi, mengedepankan negosiasi, pelayanan yang humanis serta menjaga keamanan dan keselamatan.
Lebih lanjut, Susatyo juga mengimbau kepada para koordinator lapangan (korlap) dan orator untuk melakukan orasi dengan santun dan tidak memprovokasi massa.
"Lakukan unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas di sekitar kawasan Patung Kuda," ujar Susatyo.
Dari pantauan SindoNews, sejumpah massa aksi pun sudah memadati lokasi sejak pukul 06.00 WIB. Terlihat, mereka nampak mengenakan pakaian muslim dilengkapi atribut syal, poster hingga bendera Palestina.
Baca juga: Kota AS Ini Secara Resmi Kibarkan Bendera Palestina di Kantor Pemerintahan
Nampak sejumlah dari mereka mengibarkan bendera Palestina sebagai bentuk dukungan kemerdekaan Palestina. Bahkan, mereka membawa poster dukungan kemerdekaan Palestina.
"Peace is the way," tulis poster yang dibentangkan salah satu pengunjuk rasa.
Dari atas panggung orasi, sejumlah tokoh dan seniman menyuarakan kemerdekaan Palestina. Adapun tokoh yang dijadwalkan hadir seperti Din Syamsuddin.
Kemudian Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, Ketua Majelis Penasihat PP Muslimat Hidayatullah Sabriati Aziz.
Baca juga: Trump Tinggalkan Jazirah Arab, Israel Luncurkan Operasi Militer Besar-besaran ke Gaza
914 Aparat Keamanan Jaga Aksi Bela Palestina
Ratusan personel Kepolisian dan gabungan aparat keamanan disiapkan mengamankan aksi bela Palestina dari sejumlah aliansi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Minggu (18/5/2025) pagi.
"Dalam rangka pengamanan aksi penyampaian pendapat bela Palestina, kami mengerahkan 914 personel gabungan," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di Jakarta, Minggu (18/5/2025).
Personel gabungan tersebut dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, TNI, Pemda DKI dan instansi terkait. Mereka ditempatkan di sejumlah titik sekitar kawasan Patung Kuda. Sedangkan pengalihan arus lalu lintas yang berbarengan dengan Car Free Day (CFD) itu bersifat situasional.
"Rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan melihat perkembangan dinamika situasi di lapangan," jelasnya.
Susatyo mengingatkan kepada seluruh personel yang terlibat pengamanan selalu bertindak persuasif, tidak memprovokasi dan terprovokasi, mengedepankan negosiasi, pelayanan yang humanis serta menjaga keamanan dan keselamatan.
Lebih lanjut, Susatyo juga mengimbau kepada para koordinator lapangan (korlap) dan orator untuk melakukan orasi dengan santun dan tidak memprovokasi massa.
"Lakukan unjuk rasa dengan damai, tidak memaksakan kehendak, tidak anarkis dan tidak merusak fasilitas umum. Hormati dan hargai pengguna jalan yang lain yang akan melintas di sekitar kawasan Patung Kuda," ujar Susatyo.
(shf)
Lihat Juga :