Bisnis Ganja Sintetis Beromzet Ratusan Juta Dibongkar, Satu Pelaku Diamankan
Senin, 07 September 2020 - 15:06 WIB
loading...
Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki didampingi Kasatnarkoba AKP Andri Alam menunjukkan barang bukti yang diamankan di kontrakan tersangka RY, Senin (7/9/2020). Foto/SINDOnews/Adi Haryanto
A
A
A
CIMAHI - RY (19) warga Kota Bandung diringkus jajaran Satnarkoba Polres Cimahi karena menjalankan bisnis dengan memproduksi narkoba jenis tembakau sintetis atau gorila. Bisnis haramnya yang sudah dijalankan selama dua tahun tersebut bahkan memiliki omzet lebih dari setengah miliar.
"Penangkapan tersangka RY setelah melakukan pengembangan selama tiga pekan. Dia ditangkap setelah salah seorang pelanggannya tertangkap di sekitar Kebon Kopi, Cibeureum, Kota Cimahi," terang Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki, Senin (7/9/2020).
Yoris menjelaskan, ganja sintetis tersebut dibuat dengan home industri. Sekali produksi dia bisa menghasilkan 5 kilogram gorila siap edar. Hasil produksi tersebut dikemas dalam berbagai ukuran dari mulai yang terkecil 5, 10, 15, 20, 25, 30 hingga 35 gram. Untuk paket terkecil 5 gram dijual seharga Rp400.000.
Tersangka ditangkap di kontrakannya di sekitar Babakan Jeruk, Sukajadi, Kota Bandung yang dijadikan sebagai tempat untuk memproduksi ganja sintetis.
(Baca juga: Tahun Depan Tol Cipali Akan Terkoneksi ke Bandara Kertajati )
"Penangkapan tersangka RY setelah melakukan pengembangan selama tiga pekan. Dia ditangkap setelah salah seorang pelanggannya tertangkap di sekitar Kebon Kopi, Cibeureum, Kota Cimahi," terang Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki, Senin (7/9/2020).
Yoris menjelaskan, ganja sintetis tersebut dibuat dengan home industri. Sekali produksi dia bisa menghasilkan 5 kilogram gorila siap edar. Hasil produksi tersebut dikemas dalam berbagai ukuran dari mulai yang terkecil 5, 10, 15, 20, 25, 30 hingga 35 gram. Untuk paket terkecil 5 gram dijual seharga Rp400.000.
Tersangka ditangkap di kontrakannya di sekitar Babakan Jeruk, Sukajadi, Kota Bandung yang dijadikan sebagai tempat untuk memproduksi ganja sintetis.
(Baca juga: Tahun Depan Tol Cipali Akan Terkoneksi ke Bandara Kertajati )
Lihat Juga :