Semringah Ikut Operasi Katarak Gratis, Warga Sukabumi: Terima Kasih MNC Peduli dan RSI Assyifa
Senin, 12 Mei 2025 - 14:05 WIB
loading...
Sebanyak 16 orang warga Sukabumi mengikuti operasi katarak gratis yang digelar MNC Peduli bersama RS Islam (RSI) Assyifa Sukabumi pada Minggu (11/5/2025). Foto/Dharmawan Hadi
A
A
A
SUKABUMI - Sebanyak 16 orang warga Sukabumi mengikuti operasi katarak gratis yang digelar MNC Peduli bersama RS Islam (RSI) Assyifa Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (11/5/2025).
Salah satu pasien bernama Herman (43) menceritakan dirinya sudah puluhan tahun menderita gangguan pandangan akibat katarak dan tidak mempunyai uang untuk biaya operasi. Dia kemudian nekad mengobati matanya melalui paranormal dengan cara mengerik lapisan katarak pada matanya.
Baca juga: 16 Warga Pra Sejahtera Ikuti Operasi Katarak Gratis MNC Peduli dan RS Islam Assyifa Sukabumi
Namun bukannya kesembuhan yang didapatkan oleh Herman (43) melainkan pandangan matanya makin buram tidak jelas akibat penanganan yang tidak sesuai.
Metode pengerikan lapisan katarak oleh paranormal meninggalkan iritasi dan luka pada bagian matanya.
Beruntung pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan tersebut, terpilih menjadi salah satu dari 16 orang penerima manfaat operasi katarak gratis yang diselenggarakan oleh MNC Peduli dan Rumah Sakit Islam (RSI) Assyifa Sukabumi pada Minggu (11/5/2025).
"Sudah 10 tahun lebih alami katarak, awalnya mata saya terciprat cairan adukan semen saat pasang granite pada lantai. Waktu dulu pernah diobati oleh paranormal, dikerik (lapisan katarak pada mata) tapi hasilnya tidak ada," ujar Herman usai dilakukan operasi di RSI Assyifa Sukabumi.
Salah satu pasien bernama Herman (43) menceritakan dirinya sudah puluhan tahun menderita gangguan pandangan akibat katarak dan tidak mempunyai uang untuk biaya operasi. Dia kemudian nekad mengobati matanya melalui paranormal dengan cara mengerik lapisan katarak pada matanya.
Baca juga: 16 Warga Pra Sejahtera Ikuti Operasi Katarak Gratis MNC Peduli dan RS Islam Assyifa Sukabumi
Namun bukannya kesembuhan yang didapatkan oleh Herman (43) melainkan pandangan matanya makin buram tidak jelas akibat penanganan yang tidak sesuai.
Metode pengerikan lapisan katarak oleh paranormal meninggalkan iritasi dan luka pada bagian matanya.
Beruntung pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan tersebut, terpilih menjadi salah satu dari 16 orang penerima manfaat operasi katarak gratis yang diselenggarakan oleh MNC Peduli dan Rumah Sakit Islam (RSI) Assyifa Sukabumi pada Minggu (11/5/2025).
"Sudah 10 tahun lebih alami katarak, awalnya mata saya terciprat cairan adukan semen saat pasang granite pada lantai. Waktu dulu pernah diobati oleh paranormal, dikerik (lapisan katarak pada mata) tapi hasilnya tidak ada," ujar Herman usai dilakukan operasi di RSI Assyifa Sukabumi.
Lihat Juga :