Cuaca Ekstrem, Seumlah Ruas Jalan di Kabupaten Malang Banjir
Jum'at, 09 Mei 2025 - 21:58 WIB
loading...
Hujan deras disertai angin kencang membuat puluhan rumah di Pakisaji, Malang rusak. Foto/BPBD Malang
A
A
A
MALANG - Hujan deras disertai angin kencang membuat sejumlah rumah warga di dua kecamatan di Kabupaten Malang rusak. Tidak hanya itu, cuaca ekstrem juga menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam banjir.
Di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, jalanan utama yang menghubungkan antara Kota Malang dan Kabupaten Malang tepatnya di Jalan Raya Bululawang, di depan Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur 1 hingga ke selatan banjir.
Banjir terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, Jumat siang (9/5/2025) saat hujan deras terjadi. Derasnya hujan membuat saluran air di sekitar jalanan itu tak lagi mampu menampung air. Alhasil air meluber hingga ke jalan raya setinggi kurang lebih 50 sentimeter terjadi.
Banjir itu membuat kendaraan mogok dan membuat satu buah lapak pedagang di sekitar SPBU Bululawang, roboh terkena arus air. Alhasil lalu lintas (lalin) sempat macet parah, karena kendaraan tak berani melintas. Jalan utama dari kabupaten ke kota maupun sebaliknya pun sempat lumpuh.
Baca juga: BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Indonesia Timur Akibat Bibit Siklon Tropis
Sedangkan di Kecamatan Pakisaji, angin kencang dan hujan deras membuat empat rumah mengalami kerusakan di dua desa yakni Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, serta Genengan. Di Desa Kebonagung misalnya, sudah ada 12 rumah warga yang teridentifikasi mengalami kerusakan.
"Di Desa Kebonagung, terdapat dua rumah warga yang rusak, dengan 9 jiwa terdampak. Mayoritas kerusakan di bagian atapnya, 10 rumah masih dalam asesmen," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan.
Di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, jalanan utama yang menghubungkan antara Kota Malang dan Kabupaten Malang tepatnya di Jalan Raya Bululawang, di depan Pondok Pesantren (Ponpes) An Nur 1 hingga ke selatan banjir.
Banjir terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, Jumat siang (9/5/2025) saat hujan deras terjadi. Derasnya hujan membuat saluran air di sekitar jalanan itu tak lagi mampu menampung air. Alhasil air meluber hingga ke jalan raya setinggi kurang lebih 50 sentimeter terjadi.
Banjir itu membuat kendaraan mogok dan membuat satu buah lapak pedagang di sekitar SPBU Bululawang, roboh terkena arus air. Alhasil lalu lintas (lalin) sempat macet parah, karena kendaraan tak berani melintas. Jalan utama dari kabupaten ke kota maupun sebaliknya pun sempat lumpuh.
Baca juga: BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Indonesia Timur Akibat Bibit Siklon Tropis
Sedangkan di Kecamatan Pakisaji, angin kencang dan hujan deras membuat empat rumah mengalami kerusakan di dua desa yakni Dusun Sonotengah, Desa Kebonagung, serta Genengan. Di Desa Kebonagung misalnya, sudah ada 12 rumah warga yang teridentifikasi mengalami kerusakan.
"Di Desa Kebonagung, terdapat dua rumah warga yang rusak, dengan 9 jiwa terdampak. Mayoritas kerusakan di bagian atapnya, 10 rumah masih dalam asesmen," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan.
Lihat Juga :