Strategi Cerdik Anak Ken Arok Habisi Nyawa Saudara Tiri

Kamis, 08 Mei 2025 - 07:53 WIB
loading...
Strategi Cerdik Anak...
Ken Arok, Raja Singasari atau Tumapel pertama tewas di tangan anak tirinya bernama Anusapati. Sang raja ditikam Anusapati saat menyantap hidangan di ruang makan istana kerajaan. Foto: Ist
A A A
KENArok , Raja Singasari atau Tumapel pertama tewas di tangan anak tirinya bernama Anusapati. Sang raja ditikam Anusapati saat menyantap hidangan di ruang makan istana kerajaan.

Anusapati sengaja membunuh ayahnya karena cemburu akan perlakuan ayahnya yang berbeda-beda dengan saudaranya yang lain.

Baca juga: Sepak Terjang Pasukan Ken Arok Bikin Prajurit Tumapel Pimpinan Tunggul Ametung Kocar-kacir

Kematian Ken Arok harus dibayar mahal dan menimbulkan pertumpahan darah berikutnya. Anusapati menyadari akan ada dendam dan pihak yang tak terima. Namun, dia tak tahu siapa yang akan melakukan aksi balas dendam.

Anusapati memang naik takhta. Putra dari Ken Dedes pernikahannya dengan Tunggul Ametung itu menyusun strategi agar dirinya aman dan tidak terbunuh. Hal ini juga disadari oleh para saudaranya hingga akhirnya Tohjaya mengetahui bahwa yang membunuh Ken Arok, ayah kandungnya adalah Anusapati.

Sejarawan Prof Slamet Muljana pada bukunya "Tafsir Sejarah Nagarakretagama" menuturkan Anusapati melakukan penjagaan ketat di lingkungan istana kerajaan. Bilik tidurnya dikelilingi parit, halamannya dijaga ketat oleh orang-orang kepercayaannya. Dia sangat waspada terhadap satu orang pun yang masuk, meskipun itu adalah saudaranya sendiri.

Pada suatu hari, Panji Tohjaya anak dari Ken Arok dengan pernikahan Ken Umang menyusun strategi untuk menghabisi Anusapati sekaligus membalaskan dendam. Tohjaya membawa ayam sabungan menghadap Anusapati.

Tohjaya meminta ke Anusapati untuk meminjam keris Mpu Gandring yang digunakan Anusapati saat membunuh Ken Arok. Tanpa rasa curiga, Anusapati memberikan keris sakti Mpu Gandring. Bahkan, Tohjaya juga mengajak Sang Raja Singasari itu menyabung ayam.

Tanpa curiga pula ajakan itu disambut dengan baik. Setelah mereka menaji ayamnya masing-masing, ayam dilepaskan untuk bersabung. Anusapati mencurahkan perhatiannya kepada ayamnya yang sedang bertarung tanpa menaruh perhatian sedikit pun kepada gerak-gerik Panji Tohjaya.

Kesempatan baik itu tidak dibiarkan berlalu oleh Tohjaya. Dia segera menghunus kerisnya dan menikam Anusapati sampai mati. Peristiwa itu terjadi pada tahun Saka 1171 atau 1249 Masehi sebagaimana tercatat pada Kakawin Pararaton.

Kakawin Nagarakretagama pupuh 41/1 mencatat tahun kematian Anusapati pada tahun Saka 1170 atau sama dengan 1248 tahun Masehi. Akhirnya jenazah Anusapati dicandikan di Kidal.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Nadiem Sambut Pengembalian...
Nadiem Sambut Pengembalian 4 Arca yang 3 Abad Disimpan di Belanda
Setelah 3 Abad di Belanda,...
Setelah 3 Abad di Belanda, Satu Arca Candi Singosari Kembali ke Tanah Air
Posisi Arca Dwarapala...
Posisi Arca Dwarapala Peninggalan Kerajaan Singasari Bergeser, BPCB Lakukan Ekskavasi
Rekomendasi
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Jatuhkan Denda ke 97...
Jatuhkan Denda ke 97 Pindar, Putusan KPPU Dinilai Tidak Sah
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Berita Terkini
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved