Soal Polemik Produk Terafiliasi dengan Israel, Begini Penjelasan PWNU Jakarta

Senin, 05 Mei 2025 - 15:39 WIB
loading...
Soal Polemik Produk...
Sekretaris LBM PWNU Jakarta KH Ahmad Fuad menyebut jika minuman kemasan Aqua tidak terafiliasi dengan Israel. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Bahtsul Masail Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jakarta , menegaskan, merek air minum dalam kemasan Aqua yang merupakan produk dari Danone Indonesia tidak terafiliasi dengan Israel.

Seperti diketahui, dalam forum LBM PWNU Jakarta yang mengangkat tema “Menyoal Aksi Boikot Produk-produk Diduga Terafiliasi Israel” di Kantor II PWNU Jakarta, Cilandak, Jakarta Selatan Aqua memaparkan fakta dan bukti-bukti produknya tidak terafiliasi dengan Israel.

Di hadapan forum yang dihadiri para kiai pakar bahtsul masail se-Jabodetabek, mereka memaparkan data dan fakta yang menegaskan produk tersebut tidak terafiliasi dengan negara Zionis Israel.

Sekretaris LBM PWNU Jakarta KH Ahmad Fuad mengungkapkan, pemaparan itu kemudian dibahas dan diuji dalam forum ilmiah yang mengkaji bukti-bukti yang disampaikan disertai kajian berdasarkan literatur-literatur Islam klasik dan kontemporer. Hasilnya, forum menyatakan AQUA adalah produk yang tidak terbukti terafiliasi dengan Israel.

Baca juga: PWNU Jakarta Minta Jangan Terulang Lagi Macet Horor di Tanjung Priok

“Setelah kami kaji berdasarkan hasil dengar pendapat dengan perwakilan Danone Indonesia yang membawa bukti-bukti nyata kepada Forum Bahtsul Masail PWNU Jakarta dan berdasarkan kitab-kitab klasik dan kontemporer, jawabannya ada di antara produk-produk yang diboikot itu tidak terbukti terafiliasi dengan Israel, yaitu Aqua,” ungkapnya.

Kiai Fuad menambahkan, adapun kajian berdasarkan literatur kitab, forum mengambil rujukan dari beberapa kitab, di antarnya: kitab Syarh Al-Arba'in An-Nawawiyyah karya Ibnu Daqiq Al-'Id, Tafsir Ibnu Katsir, Al-Jami' li Ahkami Al-Qur`an karya Al-Qurthubi, Bughyatul Mustarsyidin karya Abdurrahman bin Muhammad bin Husain, dan lain-lain. “Kami ingin melestarikan tradisi ilmiah dalam memutuskan sesuatu, sehingga tidak hanya dari ‘katanya-katanya,’” tandasnya.

Baca juga: Danone Aqua Komitmen Implementasikan Aturan Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup

Menurut Kiai Fuad, ulama atau tokoh agama seharusnya mengingatkan masyarakat agar lebih berhat-hati dalam menerima informasi yang beredar. “Dan ketika mengeluarkan pernyataan, tugas ulama harus penuh dengan rahmat menghindari pernyataan yang membingungkan umat,” tegasnya.

Dalam forum tersebut juga dibahas, apakah aksi pemboikotan produk dapat dibenarkan dalam Islam. Berdasarkan dokumen Rumusan Hasil Bahtsul Masail PWNU Jakarta, LBM PWNU menyatakan pada dasarnya, boikot dibenarkan dalam Islam apabila dilakukan kepada perusahaan yang terbukti secara de facto (faktual dan nyata) mendukung serta mendanai agresi dan genosida Israel terhadap Palestina.

“Haram hukumnya mengeluarkan isu bahwa perusahaan tertentu terafiliasi kepada Israel jika tidak disertai bukti-bukti konkret,” tegas pernyataan dalam dokumen tersebut.

Selain itu, dibahas pula batasan suatu produk layak untuk diboikot menurut kacamata fikih. Forum menyatakan, dalam perspektif fikih, batasan produk yang layak untuk diboikot dapat dikategorikan ke dalam dua indikator, yaitu pertama, produk-produk yang berpotensi merusak kesehatan lahir dan batin manusia.

“Kedua, produk-produk yang hasil penjualannya digunakan untuk mendukung agresi dan tindakan genosida di wilayah tertentu, terutama di Palestina,” ucapnya.

Kiai Fuad menambahkan, salah satu bukti yang disampaikan dalam forum itu adalah Surat Pernyataan Grup Danone Indonesia yang menegaskan, keprihatinan atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza dan mendukung sepenuhnya kebijakan Pemerintah Indonesia yang menentang agresi Israel.

Kedua, Grup Danone Indonesia tidak memiliki bisnis ekspor atau impor baik langsung maupun tidak langsung dengan Israel, serta tidak termasuk dalam daftar perusahaan yang dianggap mendukung pendudukan Israel sesuai data yang dirilis oleh Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (HAM) atau OHCHR.

Ketiga, Aqua lahir dan besar di Indonesia, didirikan oleh Tirto Utomo, dan telah menjadi bagian dari bangsa ini selama lebih dari 50 tahun dan diproduksi di 20 pabrik yang tersebar di seluruh Indonesia serta didukung oleh kurang lebih 11.000 anak bangsa yang bekerja untuk perusahaan.

Keempat, pernyataan Serikat Pekerja Aqua yang berharap pihak berwenang untuk memberikan klarifikasi tidak ada kaitannya antara Danone Indonesia dengan Zionis Israel. Kelima, Aqua secara aktif telah mengirimkan bantuan kemanusiaan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, dalam rangka turut meringankan penderitaan rakyat Palestina.

Direktur Public Affairs dan Sustainability selaku Perwakilan Danone Indonesia Karyanto Wibowo mengungkapkan, klarifikasi yang dilakukan pihaknya merupakan bentuk tabayyun terhadap isu yang dituduhkan kepada Aqua. Hal itu supaya masyarakat tidak memperoleh informasi yang salah.

“Salah dalam mengambil tindakan boikot apalagi disertai ajakan boikot dan tidak terbukti, berpotensi penyalahgunaan aksi untuk kepentingan yang tidak sesuai dengan tujuan seruan boikot,” ungkapnya.

Pihaknya mengapresiasi LBM PWNU Jakarta yang telah melakukan kajian dan verifikasi terhadap pihaknya dengan kritis. “Kami berterima kasih kepada para kiai dalam forum ini, yang menggali dan menguji data dan fakta kami dengan sangat kritis, sehingga semua fakta menjadi jelas dan gamblang,” tutupnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Percayakan Pemotongan...
Percayakan Pemotongan Hewan Kurban ke Dharma Jaya, PWNU DKI Jakarta: Lebih Higienis
Dharma Jaya Dukung Kelancaran...
Dharma Jaya Dukung Kelancaran Kurban PWNU DKI Jakarta di Momen Iduladha 2026
Kanwil BPN Jakarta dan...
Kanwil BPN Jakarta dan PWNU DKI Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf
Gelar NU Mendengar,...
Gelar NU Mendengar, PWNU DKI Soroti Kesenjangan Sosial di Jakarta Sangat Tinggi
Jakarta Darurat Sampah,...
Jakarta Darurat Sampah, Menteri LH: Hasilkan Lebih dari 1.000 Ton/Hari
Bahtsul Masail Cirebon...
Bahtsul Masail Cirebon Jelaskan Soal Masalah Produk Air Minum dengan Israel
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Sapi Kurban Banpres...
Sapi Kurban Banpres Prabowo Dibiayai APBN, Ulama NU Sebut Sah Menurut Fikih
Kiamat Gawai China di...
Kiamat Gawai China di AS! Trump Siap Cekik Total Huawei, ZTE, hingga Router Wi-Fi
Rekomendasi
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Berita Terkini
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved