2 Sosok Purnawirawan Jenderal TNI yang Dukung Prabowo Tolak Ganti Wapres dan Reshuffle Kabinet
Senin, 05 Mei 2025 - 15:10 WIB
loading...
A
A
A
Setelah lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) pada tahun 1968, ia mengabdi di TNI Angkatan Darat, khususnya di satuan elit Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Selama masa dinasnya, Agum terlibat dalam berbagai operasi militer penting, termasuk Operasi Seroja di Timor Timur, serta penanganan konflik di Aceh dan Papua. Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus dan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada akhir 1990-an.
Setelah pensiun dari militer, Agum memasuki dunia politik dan pemerintahan. Ia dipercaya menjabat sebagai Menteri Perhubungan dalam Kabinet Persatuan Nasional di bawah Presiden Abdurrahman Wahid dari 1999 hingga 2001.
Pada Juni 2001, ia diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan, serta sempat menjabat sebagai Menteri Pertahanan meskipun hanya dalam waktu singkat. Ketika Megawati Soekarnoputri menjadi presiden, Agum kembali menjabat sebagai Menteri Perhubungan hingga tahun 2004.
Selain di bidang militer dan politik, Agum juga aktif dalam dunia olahraga. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dari tahun 1999 hingga 2003, serta memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Pada 2018, Agum ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), menggantikan Hasyim Muzadi yang wafat.
Selama masa dinasnya, Agum terlibat dalam berbagai operasi militer penting, termasuk Operasi Seroja di Timor Timur, serta penanganan konflik di Aceh dan Papua. Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Kopassus dan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) pada akhir 1990-an.
Setelah pensiun dari militer, Agum memasuki dunia politik dan pemerintahan. Ia dipercaya menjabat sebagai Menteri Perhubungan dalam Kabinet Persatuan Nasional di bawah Presiden Abdurrahman Wahid dari 1999 hingga 2001.
Pada Juni 2001, ia diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan, serta sempat menjabat sebagai Menteri Pertahanan meskipun hanya dalam waktu singkat. Ketika Megawati Soekarnoputri menjadi presiden, Agum kembali menjabat sebagai Menteri Perhubungan hingga tahun 2004.
Selain di bidang militer dan politik, Agum juga aktif dalam dunia olahraga. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dari tahun 1999 hingga 2003, serta memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Pada 2018, Agum ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), menggantikan Hasyim Muzadi yang wafat.
(shf)
Lihat Juga :