Hardiknas 2025, Ribuan Siswa dan Guru Tanam Sayuran di Sekolah

Jum'at, 02 Mei 2025 - 19:15 WIB
loading...
Hardiknas 2025, Ribuan...
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025, EWINDO menggelar urban farming bersama 1.000 siswa dan 100 guru di UPTD SMPN 12 Tangerang Selatan, Jumat (2/5/2025). Foto: Ist
A A A
TANGERANG SELATAN - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025, PT East West Seed Indonesia (EWINDO), yang dikenal sebagai produsen benih sayuran “Cap Panah Merah” menggelar urban farming bersama 1.000 siswa dan 100 guru di UPTD SMPN 12 Tangerang Selatan, Jumat (2/5/2025). Mereka menanam berbagai jenis sayuran di lahan pekarangan sekolah.

Kegiatan ini bertujuan mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya konsumsi sayuran untuk kesehatan, menghijaukan lingkungan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pertanian dalam mendukung kehidupan yang berkelanjutan.

Baca juga: Prabowo Tegur Pejabat karena Banyak Sekolah Rusak: Jangan Korupsi dengan Segala Akal

Dengan tema "Berkebun di Sekolah, Menciptakan Generasi Peduli Pangan dan Lingkungan", siswa diajak langsung bercocok tanam dengan menggunakan benih sayuran unggul berkualitas seperti Bayam Maestro F1, Kangkung Bangkok F1, Pakchoy Nauli F1, dan Bayam Merah Mira.

Sayuran daun ini adalah tanaman yang relatif mudah dan sederhana untuk dapat dibudidayakan. “Kegiatan ini bagian dari komitmen perusahaan untuk secara berkelanjutan mendorong konsumsi sayuran sejak dini. Memasuki usia kami yang ke-35 tahun, kami semakin optimistis dengan kolaborasi multi pihak konsumsi sayuran di Indonesia akan terus meningkat dan mendorong terciptanya generasi mendatang yang kuat dan sehat,” ujar Senior GM HR & Corporate Secretary EWINDO Faisal Reza.

Sepanjang tahun 2024 lalu, EWINDO telah melakukan edukasi mengenai pentingnya bercocok tanam dan konsumsi sayuran yang menjangkau 30 sekolah dan 3.296 siswa.

Kegiatan ini juga menjangkau siswa berkebutuhan khusus di antaranya bekerja sama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) D YBMU Baleendah Bandung, Jawa Barat yang dilakukan secara berkelanjutan.

Inisiatif tersebut saat ini telah mendorong sekolah-sekolah lain di sekitarnya untuk juga melakukan kegiatan bercocok tanam, yang pada akhirnya diharapkan bisa meningkatkan konsumsi sayuran.

Diketahui, Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan rendahnya tingkat konsumsi sayuran. Rata-rata konsumsi sayuran masyarakat Indonesia berkisar 151,8 gram/orang per hari, masih jauh di bawah angka yang direkomendasikan WHO yaitu 250 gram/orang per hari.

“Kami percaya membiasakan anak-anak menanam dan merawat sayuran sejak dini akan menumbuhkan rasa cinta terhadap makanan sehat dan lingkungan. Mereka tidak hanya belajar tentang gizi, tapi juga nilai-nilai tanggung jawab, kesabaran, dan pentingnya menjaga alam. Saya sangat mendukung kegiatan urban farming di sekolah karena tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan nilai edukatif bagi siswa. Urban farming melatih siswa untuk peduli lingkungan, membantu mendorong ketahanan pangan, serta membangun karakter tanggung jawab dan kerja sama,” ujar Kepala UPTD SMPN 12 Tangsel Mulmiswariyanti.

Urban farming di lingkungan sekolah menjadi langkah nyata untuk menciptakan ruang hijau yang produktif. Selain memperindah lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukatif yang menyenangkan.

Anak-anak diajak mengenal jenis-jenis sayuran, teknik budidaya yang ramah lingkungan, hingga manfaat konsumsi hasil panen mereka sendiri.

“Bisa menularkan bercocok tanam ke teman serta adik kelas. Saya juga senang menanam sayur, kalau panen bisa diolah dan dikonsumsi. Kegiatan ini membuat saya ingin mengeksplor lagi metode penanaman lain untuk sayuran supaya menjaga lingkungan tetap hijau dan tanah tetap sehat. Nanti kalau sudah masuk SMA, saya juga ingin meneruskan sekolah di SMA yang ada kegiatan berkebunnya," kata Isna, siswa SMPN 12 Tangsel.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satgas: Pembelajaran...
Satgas: Pembelajaran di 3 Provinsi Sumatera Sudah Normal, tapi Masih Ada Sekolah di Tenda
SIT Darul Abidin Ajak...
SIT Darul Abidin Ajak Siswa Jadi Inovator di Era AI
Sekolah Rakyat di Sumut...
Sekolah Rakyat di Sumut Melaju Cepat, Progres Sejumlah Lokasi Lampaui Target
PKM di Meruya, UMB Dorong...
PKM di Meruya, UMB Dorong Kompetensi Guru SMK
Hardiknas 2026, Pemprov...
Hardiknas 2026, Pemprov DKI Jakarta Bagikan 2.026 Ijazah
Siswa SMA Ejek Guru...
Siswa SMA Ejek Guru di Purwakarta, Pakar Hipnoterapi Soroti Krisis Karakter Remaja
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
Rekomendasi
Dr. Suzanne Huurman,...
Dr. Suzanne Huurman, Satu-Satunya Kepala Medis Perempuan di Piala Dunia 2026
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved