Hardiknas 2025, Ribuan Siswa dan Guru Tanam Sayuran di Sekolah
Jum'at, 02 Mei 2025 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Sepanjang tahun 2024 lalu, EWINDO telah melakukan edukasi mengenai pentingnya bercocok tanam dan konsumsi sayuran yang menjangkau 30 sekolah dan 3.296 siswa.
Kegiatan ini juga menjangkau siswa berkebutuhan khusus di antaranya bekerja sama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) D YBMU Baleendah Bandung, Jawa Barat yang dilakukan secara berkelanjutan.
Inisiatif tersebut saat ini telah mendorong sekolah-sekolah lain di sekitarnya untuk juga melakukan kegiatan bercocok tanam, yang pada akhirnya diharapkan bisa meningkatkan konsumsi sayuran.
Diketahui, Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan rendahnya tingkat konsumsi sayuran. Rata-rata konsumsi sayuran masyarakat Indonesia berkisar 151,8 gram/orang per hari, masih jauh di bawah angka yang direkomendasikan WHO yaitu 250 gram/orang per hari.
“Kami percaya membiasakan anak-anak menanam dan merawat sayuran sejak dini akan menumbuhkan rasa cinta terhadap makanan sehat dan lingkungan. Mereka tidak hanya belajar tentang gizi, tapi juga nilai-nilai tanggung jawab, kesabaran, dan pentingnya menjaga alam. Saya sangat mendukung kegiatan urban farming di sekolah karena tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan nilai edukatif bagi siswa. Urban farming melatih siswa untuk peduli lingkungan, membantu mendorong ketahanan pangan, serta membangun karakter tanggung jawab dan kerja sama,” ujar Kepala UPTD SMPN 12 Tangsel Mulmiswariyanti.
Kegiatan ini juga menjangkau siswa berkebutuhan khusus di antaranya bekerja sama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) D YBMU Baleendah Bandung, Jawa Barat yang dilakukan secara berkelanjutan.
Inisiatif tersebut saat ini telah mendorong sekolah-sekolah lain di sekitarnya untuk juga melakukan kegiatan bercocok tanam, yang pada akhirnya diharapkan bisa meningkatkan konsumsi sayuran.
Diketahui, Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan rendahnya tingkat konsumsi sayuran. Rata-rata konsumsi sayuran masyarakat Indonesia berkisar 151,8 gram/orang per hari, masih jauh di bawah angka yang direkomendasikan WHO yaitu 250 gram/orang per hari.
“Kami percaya membiasakan anak-anak menanam dan merawat sayuran sejak dini akan menumbuhkan rasa cinta terhadap makanan sehat dan lingkungan. Mereka tidak hanya belajar tentang gizi, tapi juga nilai-nilai tanggung jawab, kesabaran, dan pentingnya menjaga alam. Saya sangat mendukung kegiatan urban farming di sekolah karena tidak hanya memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga memberikan nilai edukatif bagi siswa. Urban farming melatih siswa untuk peduli lingkungan, membantu mendorong ketahanan pangan, serta membangun karakter tanggung jawab dan kerja sama,” ujar Kepala UPTD SMPN 12 Tangsel Mulmiswariyanti.
Lihat Juga :