Kisah Kutukan Pemuda Buruk Rupa usai Gagal Nikahi Ken Dedes Bunga Desa Tumapel
Selasa, 29 April 2025 - 07:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Perlawanan Ken Dedes, Gadis Cantik Anak Pendeta saat Diculik Penguasa Tumapel
Secara rasional manusia, ini merupakan syarat yang tak mungkin terwujud. Namun tidak disangka, Joko Lolo mampu mewujudkan persyaratan tersebut. Dalam waktu singkat, laki-laki buruk rupa itu berhasil membuat sumur itu.
Tentu saja usaha Joko Lulo itu membuat kaget Ken Dedes. Itu artinya, ia harus menerima pinangan si laki-laki buruk rupa itu karena syarat yang diajukan telah terpenuhi.
Merasa pinangannya diterima oleh Dedes, maka keluarga Joko Lulo meminta bahwa pertemuan pengantin hendaknya dilaksanakan pada waktu tengah malam. Artinya, temu manten itu dilakukan sebelum suara tempat nasi terdengar yang menandakan datangnya pagi.
Baca juga: 8 Fakta tentang Mulyono, Nomor 4 Pernah Diterima di UGM
Dipilihnya waktu tengah malam itu untuk menutupi wajah Joko Lulo yang buruk. Semua permintaan ini pun dipenuhi oleh keluarga Dedes. Namun, tanpa diduga tiba-tiba muncul gangguan.
Ketika Joko Lulo dan Ken Dedes hendak dipertemukan, tiba- tiba terdengar suara tompo, tempat nasi dari bambu, yang dibunyikan oleh para gadis Panawijen. Bahkan sebagian orang ada yang membakar jerami di sebelah timur sehingga seolah matahari telah merekah.
Secara rasional manusia, ini merupakan syarat yang tak mungkin terwujud. Namun tidak disangka, Joko Lolo mampu mewujudkan persyaratan tersebut. Dalam waktu singkat, laki-laki buruk rupa itu berhasil membuat sumur itu.
Tentu saja usaha Joko Lulo itu membuat kaget Ken Dedes. Itu artinya, ia harus menerima pinangan si laki-laki buruk rupa itu karena syarat yang diajukan telah terpenuhi.
Merasa pinangannya diterima oleh Dedes, maka keluarga Joko Lulo meminta bahwa pertemuan pengantin hendaknya dilaksanakan pada waktu tengah malam. Artinya, temu manten itu dilakukan sebelum suara tempat nasi terdengar yang menandakan datangnya pagi.
Baca juga: 8 Fakta tentang Mulyono, Nomor 4 Pernah Diterima di UGM
Dipilihnya waktu tengah malam itu untuk menutupi wajah Joko Lulo yang buruk. Semua permintaan ini pun dipenuhi oleh keluarga Dedes. Namun, tanpa diduga tiba-tiba muncul gangguan.
Ketika Joko Lulo dan Ken Dedes hendak dipertemukan, tiba- tiba terdengar suara tompo, tempat nasi dari bambu, yang dibunyikan oleh para gadis Panawijen. Bahkan sebagian orang ada yang membakar jerami di sebelah timur sehingga seolah matahari telah merekah.
Lihat Juga :