PSBB Gowa Diyakini Berdampak Baik ke Makassar

Minggu, 03 Mei 2020 - 16:09 WIB
loading...
PSBB Gowa Diyakini Berdampak...
Arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman Kota Makassar tampak lengang pada hari pertama PSBB di Kota Makassar. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A A A
MAKASSAR - Penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Gowa diyakini akan berdampak positif terhadap Kota Makassar yang juga memberlakukan hal serupa. Itu disampaikan Juru Bicara Tim Gugus Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali.

"Yang jelas, semua pintu masuk di kota itu diawasi. Apalagi kalau Gowa juga PSBB, dia pasti tidak mau kecolongan, masa dia biarkan ada lalu lalang juga di wilayahnya, inilah bagusnya kalau dilakukan semua yang berkaitan dengan kota Makassar, karena pasti daerah kayak Maros dan Gowa juga pasti tidak mau dilewati begitu saja wilayahnya," katanya.

Baca juga: Gubernur Sulsel Evaluasi Pelaksanaan PSBB Makassar

PSBB di Kota Makassar sejauh ini diakui belum maksimal. Petugas kata Ismail masih kerap mendapati pengendara berboncengan, tanpa menggunakan masker. Banyak juga kata dia, pengendara yang sengaja menghindari jalur utama yang dijaga, dengan mencari jalur alternatif.

"Walaupun di sana sini secara utuh belum maksimal, kalau ada saran di jalan protokol setiap saat dilakukan pagi sampai sore itu teman-teman Satpol-PP, Dinas Perhubungan hingga, TNI-Polri lakukan di Jalan Penghibur, Sudirman di jalan Bandang dilakukan. Adapun kalau ada secara fakta ada berboncengan, itu dilakukan tapi semua ini akan dimaksimalkan ke depan," ungkapnya.

Rencananya kata Isamil, PSBB yang diterapkan sejak 24 April di Makassar akan kembali dievaluasi pada 7 Mei mendatang.

"Tergantung penyebaran COVID-19 dilihat dari aspek tingkat pandemi ODP maupun positif secara signifikan terjadi penurunan, termasuk dikonsultasikan di gugus tugas, baik provinsi dan dipantau pusat juga melihat perkembangan termasuk penanganan pemberlakuan PSBB," terangnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Samad Suhaeb menegaskan, seluruh pihak harus menegakkan aturan PSBB, supaya penyebaran COVID-19 berkurang dan kebijakan tersebut tidak diperpanjang.

"Kami akan semakin tegas sebab kita tidak mau ini harus diperpanjang dan kita usahakan akan tegas sepanjang minggu kedua ini supaya tidak ada lagi terjadi transmisi lokal dan yang paling penting memang itu kalau tidak ada kontak dengan antara satu dengan yang lainnya," katanya.

Sekadar diketahui, PSBB di Kabupaten Gowa akan mulai diberlakukan pada 4 Mei besok.

Baca juga: Setelah Ditunda, Pemkab Gowa Tetapkan Jadwal Baru Penerapan PSBB
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemkot Makassar Upayakan...
Pemkot Makassar Upayakan Tidak Ada PSBB Jilid III
PSBB Makassar Berakhir,...
PSBB Makassar Berakhir, Dapur Lapangan TNI-Polri Tetap Beroperasi
Ternyata Toko New Agung...
Ternyata Toko New Agung Sudah Kantongi Izin Baru Sejak 20 Mei 
Rekomendasi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Berita Terkini
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
Hadir di IFBC Yogyakarta...
Hadir di IFBC Yogyakarta 2026, Booth Bingxue Dipadati Calon Mitra
Penyelundupan 3 Ton...
Penyelundupan 3 Ton Sisik Trenggiling ke Kamboja Terbongkar, Kemenhut Buru Jaringan Internasional
KDM Buka Lowongan Kerja,...
KDM Buka Lowongan Kerja, Buru Begal Komisi Rp50 Juta
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved