JEC Luncurkan Matapedia Ensiklopedia Digital Pertama di Indonesia
Jum'at, 25 April 2025 - 21:49 WIB
loading...
A
A
A
JECIM merupakan ajang berkumpulnya para profesional penanganan mata terkemuka dari seluruh dunia untuk berbagi pengetahuan dan inovasi terkini di ranah oftalmologi.
"Mengusung tema ‘Shaping the Future of Vision,’ JECIM 2025 kami dedikasikan sebagai ruang kolaboratif, edukatif, dan inklusivitas untuk membentuk masa depan oftalmologi yang lebih baik," katanya.
Melalui forum ini, pihaknya ingin mendorong lebih banyak diskusi lintas disiplin dan kolaborasi internasional, serta menginspirasi lahirnya terobosan-terobosan nyata.
Pada gelaran tahun ini, JECIM menghadirkan pembicara dari 17 negara dan diikuti oleh lebih dari 1.200 partisipan dari kalangan dokter mata, termasuk young ophthalmologist dan ophthalmology community, perawat mata, optometrist/refraksionis optisien, serta praktisi industri kesehatan mata lainnya.
Selama tiga hari mulai 25-28 April 2025, para peserta akan mengikuti sesi ilmiah, workshop teknis, dan presentasi inovasi terbaru, termasuk penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam diagnosis retina, teknik bedah semirobotik.
"Teknik yang menjanjikan peningkatan presisi dalam operasi mata, dan memungkinkan pengurangan kesalahan manusia dan meminimalisir risiko komplikasi serta hospital management yang ditujukan kepada praktisi dalam mengelola rumah sakit dan klinik mata berstandar global," tandasnya.
Salah satu pengalaman yang ditawarkan dalam JECIM 2025 adalah surgery experience in 3D - pertama di Indonesia, yang membawa partisipan seolah terlibat langsung dalam sebuah tindakan operasi mata melalui sebuah kacamata khusus.
Selain itu, guna memudahkan peserta untuk terus mendapatkan update kegiatan, termasuk seluruh detail sesi dan pembicara, JECIM 2025 juga telah dilengkapi aplikasi khusus yang dapat diunduh melalui ponsel pintar.
Melalui peluncuran Matapedia dan penyelenggaraan JECIM 2025, JEC memperkuat komitmen menciptakan layanan mata inklusif berbasis sains mencerminkan langkah strategis JEC dalam menghadapi era kesehatan digital dengan tetap mengutamakan keakuratan informasi dan akses yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Inovasi digital melalui peluncuran Matapedia dan kolaborasi global dalam JECIM 2025 semakin meneguhkan keterbukaan sekaligus komitmen JEC untuk terus memajukan ranah kesehatan mata di Tanah Air," ujarnya.
"Mengusung tema ‘Shaping the Future of Vision,’ JECIM 2025 kami dedikasikan sebagai ruang kolaboratif, edukatif, dan inklusivitas untuk membentuk masa depan oftalmologi yang lebih baik," katanya.
Melalui forum ini, pihaknya ingin mendorong lebih banyak diskusi lintas disiplin dan kolaborasi internasional, serta menginspirasi lahirnya terobosan-terobosan nyata.
Pada gelaran tahun ini, JECIM menghadirkan pembicara dari 17 negara dan diikuti oleh lebih dari 1.200 partisipan dari kalangan dokter mata, termasuk young ophthalmologist dan ophthalmology community, perawat mata, optometrist/refraksionis optisien, serta praktisi industri kesehatan mata lainnya.
Selama tiga hari mulai 25-28 April 2025, para peserta akan mengikuti sesi ilmiah, workshop teknis, dan presentasi inovasi terbaru, termasuk penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam diagnosis retina, teknik bedah semirobotik.
"Teknik yang menjanjikan peningkatan presisi dalam operasi mata, dan memungkinkan pengurangan kesalahan manusia dan meminimalisir risiko komplikasi serta hospital management yang ditujukan kepada praktisi dalam mengelola rumah sakit dan klinik mata berstandar global," tandasnya.
Salah satu pengalaman yang ditawarkan dalam JECIM 2025 adalah surgery experience in 3D - pertama di Indonesia, yang membawa partisipan seolah terlibat langsung dalam sebuah tindakan operasi mata melalui sebuah kacamata khusus.
Selain itu, guna memudahkan peserta untuk terus mendapatkan update kegiatan, termasuk seluruh detail sesi dan pembicara, JECIM 2025 juga telah dilengkapi aplikasi khusus yang dapat diunduh melalui ponsel pintar.
Melalui peluncuran Matapedia dan penyelenggaraan JECIM 2025, JEC memperkuat komitmen menciptakan layanan mata inklusif berbasis sains mencerminkan langkah strategis JEC dalam menghadapi era kesehatan digital dengan tetap mengutamakan keakuratan informasi dan akses yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Inovasi digital melalui peluncuran Matapedia dan kolaborasi global dalam JECIM 2025 semakin meneguhkan keterbukaan sekaligus komitmen JEC untuk terus memajukan ranah kesehatan mata di Tanah Air," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :