Kasus Siswa Diduga Keracunan MBG di Cianjur, Partai Perindo: Perkuat Pengawasan Kualitas
Kamis, 24 April 2025 - 18:21 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Koordinasi dan Sinergi Legislator Gardian Muhammad mendorong penguatan pengawasan kualitas Program MBG. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kasus dugaan keracunan masal pada siswa-siswi MAN 1 dan SMP PGRI 1 Cianjur mendapat sorotan sejumlah kalangan. Sampai saat ini sudah ada 81 siswa dilaporkan mengalami keracunan hingga ditetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Pemerintah Daerah Cianjur.
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Koordinasi & Sinergi Legislator Gardian Muhammad mengatakan, kejadian memprihatinkan ini perlu mendapat evaluasi besar terhadap penyedia makanan yang ditunjuk dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
“Meskipun hingga sampai kini penyebab masih dalam proses penyelidikan, namun agar ke depannya tidak ada kejadian terulang, perlu ada quality control yang baik, akurat dan berkualitas karena ini menyangkut dengan partisipasi banyak siswa,” ujarnya di Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Baca juga: Puluhan Pelajar MAN I Cianjur Keracunan Diduga setelah Menyantap Makan Bergizi Gratis
Menurut Gardian, titik evaluasi terkait pengawasan khususnya dalam proses quality control ditekankan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Jangan sampai program Makan Bergizi Gratis yang memiliki tujuan baik tapi implementasinya menjadi buruk karena justru proses pengawasan yang lemah,” papar Gardian.
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Koordinasi & Sinergi Legislator Gardian Muhammad mengatakan, kejadian memprihatinkan ini perlu mendapat evaluasi besar terhadap penyedia makanan yang ditunjuk dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
“Meskipun hingga sampai kini penyebab masih dalam proses penyelidikan, namun agar ke depannya tidak ada kejadian terulang, perlu ada quality control yang baik, akurat dan berkualitas karena ini menyangkut dengan partisipasi banyak siswa,” ujarnya di Jakarta, Kamis (24/4/2025).
Baca juga: Puluhan Pelajar MAN I Cianjur Keracunan Diduga setelah Menyantap Makan Bergizi Gratis
Menurut Gardian, titik evaluasi terkait pengawasan khususnya dalam proses quality control ditekankan kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). “Jangan sampai program Makan Bergizi Gratis yang memiliki tujuan baik tapi implementasinya menjadi buruk karena justru proses pengawasan yang lemah,” papar Gardian.
Lihat Juga :