Kisah Biarawan Vatikan Takjub saat Kunjungi Kerajaan Majapahit

Kamis, 24 April 2025 - 05:44 WIB
loading...
Kisah Biarawan Vatikan...
Kisah Biarawan Vatikan takjub saat mengunjungi Kerajaan Majapahit. Majapahit pada masa jayanya adalah kerajaan yang terbesar dan paling maju di Nusantara. Foto: Ist
A A A
KISAHBiarawan Vatikan takjub saat mengunjungi Kerajaan Majapahit . Majapahit pada masa jayanya adalah kerajaan yang terbesar dan paling maju di Nusantara.

Kerajaan Majapahit tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang dominan di kawasan Asia Tenggara pada masanya. Kemakmuran kerajaan ini begitu legendaris dengan kekayaan yang mampu menyaingi kerajaan-kerajaan besar dunia di era tersebut.

Baca juga: Raden Wijaya Jadikan Gayatri Dewan Penasihat Termuda Kerajaan Majapahit

Biarawan Katolik asal Italia Odorico da Pordennone yang mengunjungi Jawa tahun 1321 mencatat kemegahan Istana Majapahit yang dipenuhi perhiasan emas, perak, dan permata. Catatan sejarah ini memperkuat bukti bahwa Majapahit merupakan salah satu kerajaan terkaya di Nusantara.

Majapahit menjalin hubungan dagang yang erat dengan berbagai negara, termasuk China. Pada tahun 1370-1381, kerajaan ini beberapa kali mengirim utusan resmi ke China sebagai bentuk diplomasi dan perluasan jaringan perdagangan.

Komoditas unggulan Majapahit seperti garam, beras, lada, intan, dan rempah-rempah menjadi incaran pedagang China. Mereka aktif membeli barang-barang berharga ini menjadikan China sebagai salah satu mitra dagang terpenting Majapahit.

Sebagai penghasil komoditas bernilai tinggi, Majapahit mengekspor berbagai produk seperti cengkeh, pala, kayu cendana, gading, dan kapas. Barang-barang ini sangat diminati di pasar internasional, terutama oleh pedagang dari China, Siam (Ayodya), Champa, serta Kamboja.

Selain sebagai produsen, Majapahit juga berperan sebagai perantara perdagangan. Pedagangnya menjembatani transaksi antara pembeli asing dan penghasil komoditas lokal memperkuat posisinya di kancah perdagangan regional.

Beberapa pelabuhan seperti Canggu, Surabaya, Gresik, Sedayu, dan Tuban menjadi pusat perdagangan yang ramai. Kota-kota pesisir ini berfungsi sebagai gerbang masuk dan keluar barang dagangan sekaligus tempat pertukaran budaya dan ekonomi.

Meskipun tidak sebesar Sriwijaya dalam hal penguasaan jalur laut, peran Majapahit sebagai penghubung perdagangan tetap signifikan. Strategi ekonominya yang terbuka terhadap kerja sama internasional membuat kerajaan ini bertahan sebagai kekuatan dagang yang disegani.

Keberhasilan Majapahit dalam perdagangan internasional tidak hanya membawa kekayaan, tetapi juga memperkenalkan Nusantara sebagai pusat rempah-rempah dunia. Kebijakan diplomasi dan ekonomi yang bijaksana menjadi kunci kesuksesannya.

Hingga kini, warisan kejayaan Majapahit tetap menjadi bukti bahwa Nusantara pernah menjadi poros perdagangan global. Pelajaran dari kejayaannya masih relevan untuk memahami sejarah ekonomi Indonesia yang kaya dan dinamis.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Rekomendasi
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Berita Terkini
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Panji Bangsa Tegaskan...
Panji Bangsa Tegaskan Politik Kemanusiaan, Rayakan Harlah dengan Santuni Ratusan Yatim
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved