Kisah Ken Arok, Remaja Gemar Berjudi yang Miliki Keistimewaan dan Bisa Pancarkan Cahaya
Rabu, 23 April 2025 - 08:23 WIB
loading...
Ken Arok lahir dari seorang ibu bernama Ken Ndok dan suaminya Gajah Para. Foto/SindoNews
A
A
A
SEMARANG - Ken Arok lahir dari seorang ibu bernama Ken Ndok dan suaminya Gajah Para. Tapi sang anak dibuang ke area kuburan karena malu yang konon akibat tak patuh Dewa Brahma. Gajah Para dikisahkan meninggal dunia yang diduga karena tak patuh kebijakan Dewa Brahma ini.
Ken Arok pun dibuang oleh ibunya di kuburan, hingga pada suatu malam seorang pencuri bernama Lembong ke kuburan. Ia tercengang saat melihat sinaran cahaya yang berpancaran. Sinar itu didekatinya dan tampak padanya seorang bayi sedang menangis, karena kasihan maka bayi dibawa pulang.
Segera tersiar berita bahwa Lembong mempunyai anak pungut, berasal dari kuburan. Mendengar berita itu, Ken Ndok datang mengunjungi Lembong dan mengaku bayi itu anaknya, lahir dari kekuasaan Bhatara Brahma. Anak itu diberi nama Ken Arok.
Baca juga: Politik Balas Budi Ken Arok usai Hancurkan Kerajaan Kediri
Sejarah Prof. Slamet Muljana dalam bukunya "Tafsir Sejarah Nagarakretagama" dikutip SindoNews, Rabu (23/4/2025) mengungkap, Ken Arok tinggal di Desa Pangkur, sampai dapat mengembalakan kerbau. Tapi kehidupan muda Ken Arok suka berjudi. Bahkan dari judinya itu harta sang ayah pungutnya itu habis dibuat judi.
Ketika Ken Arok disuruh menggembalakan kerbau kepala desa Lebak, kerbau itu pun diperjudikan juga. Akibatnya, ayah pungutnya harus membayar uang ganti rugi. Karena kesalnya, Ken Arok diusir dari rumah. Di tengah jalan, Ken Arok bertemu dengan Bango Samparan, penjudi dari Desa Karuman.
Baca juga: 11 Brigjen Pol Dapat Promosi Bintang 2 usai Dimutasi Maret-April 2025, Ini Namanya
Ken Arok pun dibuang oleh ibunya di kuburan, hingga pada suatu malam seorang pencuri bernama Lembong ke kuburan. Ia tercengang saat melihat sinaran cahaya yang berpancaran. Sinar itu didekatinya dan tampak padanya seorang bayi sedang menangis, karena kasihan maka bayi dibawa pulang.
Segera tersiar berita bahwa Lembong mempunyai anak pungut, berasal dari kuburan. Mendengar berita itu, Ken Ndok datang mengunjungi Lembong dan mengaku bayi itu anaknya, lahir dari kekuasaan Bhatara Brahma. Anak itu diberi nama Ken Arok.
Baca juga: Politik Balas Budi Ken Arok usai Hancurkan Kerajaan Kediri
Sejarah Prof. Slamet Muljana dalam bukunya "Tafsir Sejarah Nagarakretagama" dikutip SindoNews, Rabu (23/4/2025) mengungkap, Ken Arok tinggal di Desa Pangkur, sampai dapat mengembalakan kerbau. Tapi kehidupan muda Ken Arok suka berjudi. Bahkan dari judinya itu harta sang ayah pungutnya itu habis dibuat judi.
Ketika Ken Arok disuruh menggembalakan kerbau kepala desa Lebak, kerbau itu pun diperjudikan juga. Akibatnya, ayah pungutnya harus membayar uang ganti rugi. Karena kesalnya, Ken Arok diusir dari rumah. Di tengah jalan, Ken Arok bertemu dengan Bango Samparan, penjudi dari Desa Karuman.
Baca juga: 11 Brigjen Pol Dapat Promosi Bintang 2 usai Dimutasi Maret-April 2025, Ini Namanya
Lihat Juga :