Kisah Gajah Mada Menimba Ilmu ke Brahmana di Gunung Penanggungan
Minggu, 20 April 2025 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Saat itu, takhta Majapahit telah diduduki oleh Raja Jayanegara pada 1309-1328 Masehi, putra Kertarajasa Jayawardhana alias Raden Wijaya, Raja Majapahit era pemerintahan antara 1293-1309.
Dari pendidikan selama kecil inilah tak heran bila Gajah Mada telah dibekali ilmu kewiraan sesuai bertugas langsung diterima di kesatuan pengawal raja, Bhayangkara karena dia adalah anak Gajah Pagon.
Pada serat Pararaton menyebutkan bahwa Gajah Pagon adalah sahabat dan pengikut Raden Wijaya yang setia, walaupun terluka.
Gajah Pagon akhirnya mampu membantu Raden Wijaya dan kawan-kawannya untuk menahan serangan dari tentara Kediri. Bhayangkara merupakan pasukan khusus pengiring setia Raden Wijaya. Pasukan inilah yang selalu menjaga dan mengawal Raden Wijaya sewaktu melarikan diri dari kejaran tentara Kediri mengiringinya ke Madura.
Singkat cerita akhirnya Gajah Mada dibina di pasukan Bhayangkara. Dari sini kisah Gajah Mada muda mulai mengabdikan diri menjaga raja dan mengembangkan kejayaan Kerajaan Majapahit.
Dari pendidikan selama kecil inilah tak heran bila Gajah Mada telah dibekali ilmu kewiraan sesuai bertugas langsung diterima di kesatuan pengawal raja, Bhayangkara karena dia adalah anak Gajah Pagon.
Pada serat Pararaton menyebutkan bahwa Gajah Pagon adalah sahabat dan pengikut Raden Wijaya yang setia, walaupun terluka.
Gajah Pagon akhirnya mampu membantu Raden Wijaya dan kawan-kawannya untuk menahan serangan dari tentara Kediri. Bhayangkara merupakan pasukan khusus pengiring setia Raden Wijaya. Pasukan inilah yang selalu menjaga dan mengawal Raden Wijaya sewaktu melarikan diri dari kejaran tentara Kediri mengiringinya ke Madura.
Singkat cerita akhirnya Gajah Mada dibina di pasukan Bhayangkara. Dari sini kisah Gajah Mada muda mulai mengabdikan diri menjaga raja dan mengembangkan kejayaan Kerajaan Majapahit.
(jon)
Lihat Juga :