Pasukan Gabungan TNI Buru Pimpinan OPM

Sabtu, 05 September 2020 - 21:32 WIB
loading...
Pasukan Gabungan TNI...
Pasukan gabungan TNI di bawah Kogabwilhan III diperintahkan untuk memburu pimpinan anggota TPNPB Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama termasuk Egianus Kogeya. Foto Dok Kodam Cenderawasih
A A A
JAYAPURA - Pasukan gabungan TNI di bawah Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III diperintahkan untuk memburu anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) termasuk pimpinan Kodap III Ndugama Brigadir Jenderal Egianus Kogeya. Upaya ini dilakukan TNI setelah sejumlah serangan sporadis dan klaim yang kerap dilontarkan pimpinan OPM tersebut.

"Ya kita akan kerahkan sejumlah satuan di bawah Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III termasuk pasukan BKO baik dari Kostrad maupun Satgas Nanggala untuk melakukan penyisiran di sejumlah tempat untuk memburu anggota TPNPB termasuk terhadap Egianus Kogeya," kata Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kol Czi Gusti Nyoman Suriastawa saat dihubungi SINDOnews, Sabtu malam (5/9/2020).

Saat ini, kata Kol Czi Gusti Nyoman Suriastawa, pihak TNI tengah melakukan penyisiran di sejumlah tempat termasuk Keneyam Ibu Kota Kabupaten Nduga maupun pedalaman Papua lainnya. (Baca: Kogawilhan III Bantah Klaim OPM yang Tewaskan 8 Prajurit TNI)

Kol Czi Gusti Nyoman Suriastawa juga membantah adanya berita penguasaan Keneyam Ibu Kota Kabupaten Nduga Papua oleh TPNPB dan soal ditembaknya delapan prajurit TNI di Markas TNI di Pasar baru Ibu Kota Keneyam, Kabupaten Nduga, Papua.

"Saya menyesalkan klaim TPNPB tersebut karena tanpa disertai bukti-bukti. Kita bisa lihat fakta di lapangan saat ini," timpal Kol Czi Gusti Nyoman Suriastawa. (Bisa diklik: Risma Minta Jembatan Joyoboyo Bisa Kelar November, Ada Apa?)

Sebelumnya Pimpinan Panglima Daerah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama Brigadir Jenderal Egianus Kogeya mengklaim Pasukan khusus Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap III Ndugama sempat menguasai Ibu Kota Keneyam Kabupaten Nduga Papua, dan menewaskan delapan prajurit TNI pada, Sabtu pagi (5/9/2020).

Menurut Panglima Kodap III Ndugama Brigjen Egianus Kogeya dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews dalam laporan Sabtu pagi Komadan Lapangan Perang Perek Jelas Kogeya melaporkan bahwa sedang menguasai Markas TNI di Pasar baru Ibu Kota Keneyam Kabupaten Nduga Papua.

"Kronologis laporan yang diterima Pagi ini (Sabtu 5/9/2020) jam 04.00 subuh seluruh Pasukan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama mengepung satu Pos Pasukan TNI di Pasar Baru Yantung Ibu Kota Kabupaten Nduga Keneyam," katanya.

Dalam serangan ini pagi subuh itu, ungkap Egianus Kogeya, bidikan pertama delapan anggota pasukan TNI tewas di tempat dan bidikan berikutnya Pos TNI pasar lama itu jadi buyung-bujung dan tidak ada balasan dari pihak Pasukan TNI dari dalam Pos Permanen itu sampai jam 05.30 pagi.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Akademisi: Penyampaian...
Akademisi: Penyampaian Fakta soal Papua Harus Berimbang dan Disertai Solusi
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Operasi TNI di Papua...
Operasi TNI di Papua Jadi Sorotan Dunia, Pembebasan Pilot Dinilai Humanis dan Profesional
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Rekomendasi
Saat Banyak Kreator...
Saat Banyak Kreator Bersaing Ketat, Refa Ardhi Justru Torehkan Pencapaian Besar
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Berita Terkini
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
DPRD Klungkung Perkuat...
DPRD Klungkung Perkuat Pengawasan, Pastikan WTP Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved