Kisah Karamah Sunan Gunung Jati Sembuhkan Penyakit Putri Raja China

Jum'at, 11 April 2025 - 08:04 WIB
loading...
Kisah Karamah Sunan...
Karamah Sunan Gunung Jati pernah diuji oleh penguasa China. Saat itu, sang anak raja bernama Anyon Tin tengah sakit. Foto: Ist
A A A
KARAMAH Sunan Gunung Jati pernah diuji oleh penguasa China. Saat itu, sang anak raja bernama Anyon Tin tengah sakit. Raja China begitu gusar dan bingung karena sakit yang dialami putrinya tak sembuh-sembuh setelah mengusir Sunan Gunung Jati dari wilayahnya.

Sang raja sangatlah susah hatinya memikirkan putrinya yang sakit busung dan tak kunjung sembuh. Di sisi lain, kabar patihnya bernama Sampo Talang yang diminta mencari Sunan Gunung Jati juga belum menemukan batang hidungnya.

Baca juga: Kisah Sunan Gunung Jati dan Kesaktian Keris Sanghyang Naga

Raja China menjadi resah menunggu kabar dari Patih Sampo Talang. Disadur dari "Sajarah Wali Syekh Syarif Hidayatullah Sunan Gunung Jati: Naskah Mertasinga", terjemahan Amman N Wahju, suatu malam konon sang raja bermimpi anaknya akan sembuh, tetapi Anyon Tin harus berlayar tanpa tujuan.

Nantinya kapalnya mendarat kemudian di sana dia akan menjumpai seseorang lalu Anyon Tin sembuh. Keesokan harinya Raja China segera memerintahkan untuk membangun sebuah perahu sesuai dengan mimpinya.

Setelah perahu itu siap, sang raja membawa putrinya ke atas perahu dengan membawakan 8 pengawal beserta perbekalan dan pakaian. Kedelapan pengawal tadi adalah paman dan saudara-saudara sang putri. Setelah cukup perbekalan, maka kapal segera berlayar ke tengah lautan.

Kapal berlayar tanpa tujuan yang pasti, hanyalah mengikuti ke mana dibawa angin. Semuanya sudah bertekad bulat untuk mengikuti pelayaran ke mana pun kapal itu membawa.

Suatu ketika tibalah rombongan Raja China di suatu wilayah yang dihuni Sunan Gunung Jati bernama Muara Jati. Saat rombongan Raja China tiba, Sunan Gunung Jati tengah membangun kolam di Gunung Semar.

Rombongan memperoleh kabar bahwa Sunan Gunung Jati berada di daratan itu. Rombongan lantas menghadap ke Syekh Maulana Jati atau Sunan Gunung Jati.

Di hadapan Sunan Gunung Jati, putri Raja China melihat perlahan kepada Syekh Maulana. Sang putri tidak melupakannya dan segera memberikan hormat kepadanya.

Ajaibnya berkat karamah Sunan Gunung Jati perut Anyon Tin menjadi pulih kembali seperti sediakala. Busungnya kembali menjadi kain lebar yang segera dilepaskan dan Syekh Maulana menerima sang putri yang bermaksud akan berbakti kepadanya.

Sejak saat itu sang putri ditanggung dunia akhiratnya oleh Syekh Maulana. Walaupun putri itu tidak dinikahi akan tetapi hukumnya halal sebagai seorang abdi wanita. Hukumnya sah untuk melayani Maulana Jati dan ditanggung lahir batinnya.

Sedangkan pengawal yang bersamanya ketika datang menghadap Wali, dia terpesona memandang Wali yang cahayanya bagaikan bulan purnama menerangi alam sejagat.

Tidak lama kemudian, dia jatuh sakit dan akhirnya meninggal dunia lalu dimakamkan di Kedawung. Sang putri sudah tetap hatinya akan membaktikan hidup matinya kepada Sunan Gunung Jati.

Putri China itu akhirnya dipersunting Sunan Gunung Jati. Dari pernikahannya dengan Anyon Tin, Sunan Gunung Jati tidak memperoleh keturunan. Putri Anyon Tin tidak lama usianya, hanya 1 tahun lebih 25 hari berada di Gunung Jati. Sang putri lalu meninggal di hadapan Syekh Maulana.

Jenazahnya atas kehendak Syekh Maulana dimakamkan di Dalem Pura sebagai penghargaan atas sifat sang putri yang sangat berbakti kepadanya. Oleh karena cintanya kepada putri ini pula maka Syekh Maulana kelak bilamana disempurnakan ingin dimakamkan di tempat ini beserta anak cucunya. Mengikuti Rasulallah yang dimakamkan di Madinah tidak jauh dari makam putrinya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Kisah Jenderal Sjafrie...
Kisah Jenderal Sjafrie Kawal Soeharto yang Tolak Pakai Rompi Anti Peluru saat Kunjungan ke Bosnia
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Rekomendasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved