Pemudik Bermotor Merayap 10 Km Per Jam di Jalur Pantura Cirebon ke Arah Jakarta
Minggu, 06 April 2025 - 15:26 WIB
loading...
Kemacetan parah mewarnai jalur arteri Pantura, Cirebon, Jawa Barat yang menuju ke arah Jakarta pada puncak arus balik Lebaran, Minggu (6/4/2025) siang. Foto/iNews TV/Toiskandar
A
A
A
CIREBON - Kemacetan parah mewarnai jalur arteri Pantura Cirebon, Jawa Barat yang menuju ke arah Jakarta pada puncak arus balik Lebaran, Minggu (6/4/2025) siang.
Ribuan kendaraan, terutama sepeda motor hanya mampu melaju merayap sejauh 8 kilometer (Km) dari kawasan Pengambiran, Kota Cirebon, hingga ke Simpang Kedawung.
Baca juga: H+5 Lebaran 2025, Jalur Pantura Cirebon Arah Jateng Padat Merayap 20 Km
Dari pantauan udara menggunakan drone, terlihat antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat mengular di jalur arteri tersebut.
Kepadatan arus lalu lintas yang didominasi pemudik bermotor ini membuat laju kendaraan hanya mampu bergerak dengan kecepatan rata-rata 10 kilometer per jam.
Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Cirebon, tercatat sebanyak 82.768 kendaraan melintasi jalur arteri Cirebon dalam kurun waktu pukul 12.00 hingga 14.00 WIB.
Lonjakan volume kendaraan ini memicu titik-titik kemacetan, terutama di area pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah menuju wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tengarang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Baca juga: Idulfitri 2025, Pemudik Masih Melintas di Tol Cipali dan Jalan Pantura Cirebon
Untuk mengurai kepadatan, petugas dari Polresta Cirebon memberlakukan sistem buka tutup manual di beberapa persimpangan, salah satunya di Simpang Empat Palimanan.
Langkah ini dilakukan untuk memprioritaskan arus kendaraan dari arah timur menuju Jakarta dan sekitarnya.
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan bahwa puncak arus balik Lebaran diprediksi akan terus meningkat hingga Senin (7/4/2025) dini hari.
Oleh karena itu, pemudik diimbau untuk tetap waspada di jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta menyiapkan perlengkapan perjalanan seperti jas hujan, mengingat cuaca di wilayah Cirebon kerap mendung dan berpotensi hujan.
"Kami imbau kepada seluruh pemudik untuk tetap berhati-hati di jalan, ikuti petunjuk petugas dan perhatikan kondisi kendaraan agar perjalanan balik tetap aman dan lancar," ujar Kapolres.
Ribuan kendaraan, terutama sepeda motor hanya mampu melaju merayap sejauh 8 kilometer (Km) dari kawasan Pengambiran, Kota Cirebon, hingga ke Simpang Kedawung.
Baca juga: H+5 Lebaran 2025, Jalur Pantura Cirebon Arah Jateng Padat Merayap 20 Km
Dari pantauan udara menggunakan drone, terlihat antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat mengular di jalur arteri tersebut.
Kepadatan arus lalu lintas yang didominasi pemudik bermotor ini membuat laju kendaraan hanya mampu bergerak dengan kecepatan rata-rata 10 kilometer per jam.
Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup
Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Kota Cirebon, tercatat sebanyak 82.768 kendaraan melintasi jalur arteri Cirebon dalam kurun waktu pukul 12.00 hingga 14.00 WIB.
Lonjakan volume kendaraan ini memicu titik-titik kemacetan, terutama di area pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah menuju wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tengarang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Baca juga: Idulfitri 2025, Pemudik Masih Melintas di Tol Cipali dan Jalan Pantura Cirebon
Untuk mengurai kepadatan, petugas dari Polresta Cirebon memberlakukan sistem buka tutup manual di beberapa persimpangan, salah satunya di Simpang Empat Palimanan.
Langkah ini dilakukan untuk memprioritaskan arus kendaraan dari arah timur menuju Jakarta dan sekitarnya.
Cuaca Mendung dan Berpotensi Hujan
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan bahwa puncak arus balik Lebaran diprediksi akan terus meningkat hingga Senin (7/4/2025) dini hari.
Oleh karena itu, pemudik diimbau untuk tetap waspada di jalan, mematuhi rambu lalu lintas, serta menyiapkan perlengkapan perjalanan seperti jas hujan, mengingat cuaca di wilayah Cirebon kerap mendung dan berpotensi hujan.
"Kami imbau kepada seluruh pemudik untuk tetap berhati-hati di jalan, ikuti petunjuk petugas dan perhatikan kondisi kendaraan agar perjalanan balik tetap aman dan lancar," ujar Kapolres.
(shf)
Lihat Juga :