Diteror OPM, Ratusan Warga Kimbeli Papua Tinggalkan Kampung Halaman

Minggu, 08 Maret 2020 - 15:53 WIB
Diteror OPM, Ratusan...
Diteror OPM, Ratusan Warga Kimbeli Papua Tinggalkan Kampung Halaman
A A A
TIMIKA - Giliran ratusan warga Distrik Tembagapura Kampung Kimbeli memilih meninggalkan kampung untuk menyelamatkan nyawa mereka dari ancaman Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang mereka sebut kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). (Baca: OPM Turun Gunung, 699 Warga Tembagapura Dievakuasi Pakai 11 Bus Anti Peluru)

"Ya karena di kampung kami sudah tidak aman, akibat gangguan kelompok OPM yang meneror kenyamanan. Dimana sebelumnya beberapa barang dan bahan makanan diambil oleh OPM," kata Septinus Magal salah seorang warga Kampung Kimbeli yang tiba di Polsek Tembagapura untuk boarding ke Timika, Minggu (8/3/2020).

Septinus Magal menjelaskan, kalau dia dan keluarga meninggalkan kampung setelah barang-barang (bahan makanan) mereka diambil."Kampung kami sudah tidak aman, sehingga kami meninggalkan kampung untuk keselamatan nyawa kami. Selain itu bahan makanan kami juga sudah tidak ada, sehingga kami akan ke Timika tinggal di rumah keluarga," ungkapnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan kalau dirinya hanya membawa pakaian seadanya saja, sedangkan barang-barang yang ditinggalkan termasuk hewan ternak miliknya (babi).

"Nyawa lebih penting, hewan (babi) itu milik dunia, kami kasih tinggal dan itu sudah pasti akan diambil oleh mereka (OPM), biar Tuhan yang menghukum mereka," tuturnya.

Dirinya berharap aparat TNI dan Polri dapat segera mungkin mengeluarkan mereka dari kampung, karena warga sudah susah dibuat oleh OPM. Sebelumnya akibat teror dari OPM, sekitar 900 warga Kampung Banti dan Utikini serta Opitawak telah dievakuasi menggunakan belasan bus anti peluru milik PT Freeport Indonesia ke Kota Timika.

Sementara itu Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto membenarkan adanya warga kampung dari Kimbeli, Utikini dan Banti yang meninggalkan kampung, direncanakan mereka akan evakuasi ke rumah keluarga mereka di Timika.

Kapolsek juga mendapatkan informasi dari warga bahwa beredar kabar ada dua warga (perempuan) yang ditahan oleh KKB, menurut warga tidak menutup kemungkinan mereka diperkosa.

"Terkait dengan adanya kabar dua warga yang ditahan dan diperkosa oleh Kelompok KKB kami belum tau pasti, nantinya akan kita lakukan investigasi," kata Kapolsek.
(sms)
Berita Terkait
Kogabwilhan III Bantah...
Kogabwilhan III Bantah Klaim OPM yang Tewaskan 8 Prajurit TNI
2 Paramedis COVID-19...
2 Paramedis COVID-19 di Intan Jaya Papua Ditembak Kelompok Bersenjata, 1 Tewas
Rombongan TGPF Kasus...
Rombongan TGPF Kasus Intan Jaya Dihadang KKSB, 2 Orang Tertembak
Kodam XVII/Cenderawasih...
Kodam XVII/Cenderawasih Pastikan Penyidikan Oknum Prajurit TNI Pelaku Penganiayaann Terus Jalan
Kontak Tembak dengan...
Kontak Tembak dengan OPM, 1 Anggota Koramil Hitadipa Papua Gugur
Kapolda Perintahkan...
Kapolda Perintahkan Semua Senjata Api Anggota Polres Membramo Raya Ditarik
Berita Terkini
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
7 jam yang lalu
Pemprov Jatim Dukung...
Pemprov Jatim Dukung BYD Tech-Culture Fest 2026
7 jam yang lalu
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
7 jam yang lalu
Penampakan Lamborghini...
Penampakan Lamborghini hingga Aset Mewah Tersangka Aseng yang Disita Kejagung
8 jam yang lalu
Pesawat AMA Dibakar...
Pesawat AMA Dibakar di Yahukimo, Kemenko Polkam Dorong Tindakan Tegas
9 jam yang lalu
HKTI Papua Dukung Agenda...
HKTI Papua Dukung Agenda Ketahanan Pangan Nasional dari Biak
10 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved