Update Arus Mudik, Tol Layang MBZ dan Tol Japek Padat Merayap Pagi Ini
Sabtu, 29 Maret 2025 - 10:14 WIB
loading...
Arus mudik kendaraan di Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) dan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) ruas Bekasi Barat-Tambun padat merayap, Sabtu (29/3/2025). FOTO/RUDI SETIAWAN
A
A
A
JAKARTA - Arus mudik kendaraan di Tol Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) dan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) ruas Bekasi Barat-Tambun padat merayap pagi ini. Kepadatan lalu lintas akibat volume kendaraan yang terus meningkat.
"08.35 WIB #Jalan_Layang_MBZ Bekasi Barat - Tambun PADAT, kepadatan volume lalin. Cikarang Pusat - Karawang Barat PADAT, kepadatan volume lalin," cuit laman X @PTJasaMarga, Sabtu (29/3/2025).
"08.34 WIB #Tol_Japek Cibitung - Cikarang Barat PADAT, kepadatan volume lalin. Cibatu - Cikarang Pusat PADAT, kepadatan volume lalin. Karawang Barat - Karawang Timur PADAT, kepadatan volume lalin," tambahnya.
Sementara itu, kebijakan buka-tutup Tol Layang MBZ pun dilakukan situasional apabila terjadi kepadatan lalu lintas dialihkan ke jalur bawah Tol Japek. Rekayasa lalu lintas berupa Contraflow satu lajur dimulai dari KM 47+200 hingga KM 70 Tol Japek. Dilanjutkan one way atau sistem satu arah menuju Semarang-Solo KM 70-456.
Berdasarkan pantauan udara, kemacetan yang terjadi di jalur masuk Tol Jakarta-Cikampek memanjang hingga kilometric, menciptakan antrean kendaraan yang hanya bisa bergerak perlahan. Ribuan pemudik tampak terjebak di ruas tol yang berada di KM 47 dan KM 48, dengan kendaraan yang terus mengalir ke arah Jakarta dari wilayah Jabodetabek.
Sistem contraflow telah diberlakukan oleh Korps Lalu Lintas Polri untuk mengurangi kemacetan, mulai dari KM 47 hingga KM 70, namun faktor pertemuan antara Tol M-B-Z dan Tol Jakarta-Cikampek memperparah situasi. Hal ini menyebabkan arus kendaraan dari kedua jalur tersebut makin padat, membuat pemudik hanya bisa melaju dengan sangat lambat, bahkan terkadang terhenti.
Diperkirakan, hari ini merupakan H-2 puncak arus mudik, dan diprediksi volume kendaraan akan terus meningkat hingga hari Minggu. Ancaman kemacetan masih memerlukan perhatian, mengingat banyak pemudik yang berasal dari arah Jakarta masih berusaha pulang kampung.
Dengan kondisi ini, polisi dan pihak terkait dihimbau untuk meningkatkan pengawasan dan penanganan arus lalu lintas agar keamanan dan kelancaran perjalanan pemudik tetap terjaga.
"08.35 WIB #Jalan_Layang_MBZ Bekasi Barat - Tambun PADAT, kepadatan volume lalin. Cikarang Pusat - Karawang Barat PADAT, kepadatan volume lalin," cuit laman X @PTJasaMarga, Sabtu (29/3/2025).
"08.34 WIB #Tol_Japek Cibitung - Cikarang Barat PADAT, kepadatan volume lalin. Cibatu - Cikarang Pusat PADAT, kepadatan volume lalin. Karawang Barat - Karawang Timur PADAT, kepadatan volume lalin," tambahnya.
Sementara itu, kebijakan buka-tutup Tol Layang MBZ pun dilakukan situasional apabila terjadi kepadatan lalu lintas dialihkan ke jalur bawah Tol Japek. Rekayasa lalu lintas berupa Contraflow satu lajur dimulai dari KM 47+200 hingga KM 70 Tol Japek. Dilanjutkan one way atau sistem satu arah menuju Semarang-Solo KM 70-456.
Berdasarkan pantauan udara, kemacetan yang terjadi di jalur masuk Tol Jakarta-Cikampek memanjang hingga kilometric, menciptakan antrean kendaraan yang hanya bisa bergerak perlahan. Ribuan pemudik tampak terjebak di ruas tol yang berada di KM 47 dan KM 48, dengan kendaraan yang terus mengalir ke arah Jakarta dari wilayah Jabodetabek.
Sistem contraflow telah diberlakukan oleh Korps Lalu Lintas Polri untuk mengurangi kemacetan, mulai dari KM 47 hingga KM 70, namun faktor pertemuan antara Tol M-B-Z dan Tol Jakarta-Cikampek memperparah situasi. Hal ini menyebabkan arus kendaraan dari kedua jalur tersebut makin padat, membuat pemudik hanya bisa melaju dengan sangat lambat, bahkan terkadang terhenti.
Diperkirakan, hari ini merupakan H-2 puncak arus mudik, dan diprediksi volume kendaraan akan terus meningkat hingga hari Minggu. Ancaman kemacetan masih memerlukan perhatian, mengingat banyak pemudik yang berasal dari arah Jakarta masih berusaha pulang kampung.
Dengan kondisi ini, polisi dan pihak terkait dihimbau untuk meningkatkan pengawasan dan penanganan arus lalu lintas agar keamanan dan kelancaran perjalanan pemudik tetap terjaga.
(abd)
Lihat Juga :