Truk Sampah Berstiker Tidak Layani Sampah Rumah Tangga

Sabtu, 05 September 2020 - 08:00 WIB
loading...
Truk Sampah Berstiker...
Truk sampah berstiker beraktivitas pagi hingga siang, mengangkut sampah insidentil seperti sampah pasar, sampah taman, drainase atau sisa-sisa kebakaran dan bukan sampah rumah tangga. Foto : SINDOnews/Doc
A A A
MAKASSAR - Truk pengangkut sampah milik Pemkot Makassar untuk jam operasional pagi hari, akan dilengkapi stiker khusus dari kecamatan. Truk ini akan beraktivitas hingga siang, mengangkut sampah insidentil seperti sampah pasar, sampah taman, drainase atau sisa-sisa kebakaran dan bukan sampah rumah tangga. Baca : Pemkot Kini Punya Truk Sampah Compactor, Dibagi untuk 5 Kecamatan

"Mobil yang dilengkapi stiker itu untuk pengangkutan sampah pagi, seperti sampah pasar, sampah taman, drainase atau sisa-sisa kebakaran. Sedangkan untuk sampah rumah tangga, rumah makan dan hotel itu tetap pengangkutan dan pembuangannya dilakukan malam hari," ungkap Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Andi Iskandar.

Saat ini, Iskandar masih menunggu data dari pihak kecamatan berapa truk sampah yang beroperasi pagi dan siang hari. Itupun maksimal 30% dari jumlah keseluruhan truk angkutan sampah yang ada di kecamatan. "Kalau sudah terkumpul datanya berarti secara tidak langsung sudah efektif pelaksanaannya," ujarnya.

Iskandar tidak menampik belum semua kecamatan melakukan pengangkutan sampah rumah tangga di malam hari. Masih ada yang beraktivitas di pagi ataupun siang hari. Baca Juga : Jadwal Operasional Truk Pengangkut Sampah akan Berubah

Namun hal itu menurut dia tidak menjadi masalah sebab jam operasional yang baru ini masih butuh sosialisasi. Jadwal baru ini berlaku efektif jika sudah ada surat edaran yang dikeluarkan Bagian Organisasi dan Tata Laksana (Ortal) . "Dalam minggu ini sudah bisa diefektifkan dan menunggu surat edaran yang dikeluarkan Ortala," tuturnya.

Iskandar menambahkan ada beberapa kandala yang dihadapi dalam menjalankan jadwal baru operasional pengangkutan sampah. Seperti terjadinya kemacetan pada jam-jam tertentu dan keterbatasan penerangan jalan.

Dia mancontohkan seperti di Jalan AMD Manggala Antang terjadi tumpukan antrian mobil sampah dari pukul 18.00-21.30 WITA. "Dari hasil rapat kita minta Dinas Perhubungan dari pukul 18.00-06.00 WITA untuk rekayasa lalu lintas satu arah," ucap Iskandar.

Terpisah, Camat Rappocini, Asminullah mengatakan operasional kendaraan pengangkut sampah rumah tangga sudah mengikuti jadwal baru. Tidak ada lagi yang beraktivitas pagi atau siang hari. "Khusus motor sampai itu mulai jalan setelah salat magrib dan untuk mobil itu mulai pukul 20.00 WITA," singkat Asminullah.

Asminullah mengaku menemukan banyak kendala untuk penerapan jam operasional yang baru. Khususnya untuk pengangkutan sampah di kompleks perumahan dan perkantoran. "Itukan rata-rata kalau malam sudah tutup, jadi kita kesulitan. Tapi kita sudah sosialisasikan terus," tuturnya.

Sedangkan untuk pengangkutan sampah insidentil yang bisa diangkut pagi hari, Asminullah berupaya agar sampah-sampah tersebut bisa diangkut subuh hari. Ibi diharapkan agar tidak mengganggu pengendara lain. Baca Lagi : Dilantik Hari Ini, Dua Camat Kota Makassar Diganti

Meski begitu, truk yang beroperasi pagi hari harus dilengkapi stiker khusus untuk bisa masuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa. "Tapi kita upayakan mulai pukul 03.00, walaupun hasil rapat kemarin memungkinkan untuk 30% armada beroperasi pagi, tapi saat ini tetap kami angkut subuh hari," papar Asminullah.
(sri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Mobil Dinas Disebut...
Viral Mobil Dinas Disebut Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, Ini Penjelasan DLH DKI Jakarta
Heboh Rombongan Truk...
Heboh Rombongan Truk DLH Serang Buang Sampah di Lebak Diduga Tanpa Izin
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Operasional TPA Sarimukti...
Operasional TPA Sarimukti Diperpanjang hingga 2028 Gegara TPPAS Legoknangka Belum Siap
Pantry Jadi Pabrik:...
Pantry Jadi Pabrik: Siasat Doku Ubah 1 Ton Sisa Makanan Jadi Emas Hitam
Ibu-Ibu di Bekasi Palak...
Ibu-Ibu di Bekasi Palak Truk Sampah! Tak Bayar, Kendaraan Dirusak
Horor di Tanjakan Sawangan:...
Horor di Tanjakan Sawangan: Pelajaran Mahal di Balik Truk yang Gagal Nanjak
Rekomendasi
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved