Atasi Tawuran di Jakarta, Wagub Doel Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Sabtu, 08 Maret 2025 - 20:39 WIB
loading...
Wagub Jakarta Rano Karno atau Bang Doel menyebut akan membuka lapangan kerja untuk mengatasi tawuran di Jakarta. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Wagub Jakarta Rano Karno atau Bang Doel menyebutkan, salah satu cara mengantisipasi aksi tawuran yang kerap terjadi di Jakarta dengan melihat inti permasalahannya. Pasalnya, banyak pelaku tawuran merupakan orang putus sekolah dan pengangguran.
"Kemarin saya saya sengaja berkunjung ke daerah Cipinang (Jakarta Timur) karena terindikasi tawuran kampung di sana cukup tinggi," ujarnya, di Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (8/3/2025).
Menurut Doel, aksi tawuran kerap terjadi di Jakarta, tak terkecuali di kawasan Cipinang yang dikunjunginya kemarin. Di situ, terindikasi kerap terjadi aksi tawuran, malahan ada informasi yang menyebutkan aksi tawuran dijadikan konten hingga sebagainya, yang mana dinilainya sangat memprihatinkan dan memberikan.
Baca juga: Tawuran Warga di Duren Sawit, Satu Orang Tewas Terkena Lemparan Batu
Sebabnya, hal tak baik itu bisa menjadi contoh untuk aksi tawuran lainnya. Kala di Cipinang, Doel pun berdiskusi dengan berbagai pihak, khususnya guna mencari tahu inti persoalan aksi tawuran yang kerap terjadi itu.
"Kemarin kita ketemu dengan kelompok-kelompok itu, yuk kita ngobrol permasalahan apa sih? Inti permasalahan misalnya ekonomi, banyak yang tidak kerja, putus sekolah banyak," tuturnya.
Doel menerangkan, inti persoalan aksi tawuran terjadi karena para pelaku umumnya merupakan orang putus sekolah hingga tak punya pekerjaan. Maka itu, pihaknya berencana menciptakan 500.000 lapangan pekerjaan di Jakarta.
"Kemarin saya saya sengaja berkunjung ke daerah Cipinang (Jakarta Timur) karena terindikasi tawuran kampung di sana cukup tinggi," ujarnya, di Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (8/3/2025).
Menurut Doel, aksi tawuran kerap terjadi di Jakarta, tak terkecuali di kawasan Cipinang yang dikunjunginya kemarin. Di situ, terindikasi kerap terjadi aksi tawuran, malahan ada informasi yang menyebutkan aksi tawuran dijadikan konten hingga sebagainya, yang mana dinilainya sangat memprihatinkan dan memberikan.
Baca juga: Tawuran Warga di Duren Sawit, Satu Orang Tewas Terkena Lemparan Batu
Sebabnya, hal tak baik itu bisa menjadi contoh untuk aksi tawuran lainnya. Kala di Cipinang, Doel pun berdiskusi dengan berbagai pihak, khususnya guna mencari tahu inti persoalan aksi tawuran yang kerap terjadi itu.
"Kemarin kita ketemu dengan kelompok-kelompok itu, yuk kita ngobrol permasalahan apa sih? Inti permasalahan misalnya ekonomi, banyak yang tidak kerja, putus sekolah banyak," tuturnya.
Doel menerangkan, inti persoalan aksi tawuran terjadi karena para pelaku umumnya merupakan orang putus sekolah hingga tak punya pekerjaan. Maka itu, pihaknya berencana menciptakan 500.000 lapangan pekerjaan di Jakarta.
Lihat Juga :