Viral! Oknum Polisi Cekik dan Ancam Pencari Bekicot di Grobogan

Sabtu, 08 Maret 2025 - 16:38 WIB
loading...
Viral! Oknum Polisi...
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan anggota polisi berinisial Aipda IR diduga mencekik dan mengancam pria bernama Kusyanto, warga Desa Dimoro, Toroh, Grobogan, Jawa Tengah. Foto/Tangkapan Layar
A A A
GROBOGAN - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan anggota polisi berinisial Aipda IR diduga mencekik dan mengancam pria bernama Kusyanto, warga Desa Dimoro, Toroh, Grobogan, Jawa Tengah.

Kusyanto dituduh mencuri pompa air, namun setelah diperiksa di kantor polisi, tidak ditemukan bukti yang menguatkan tuduhan tersebut.

Baca juga: Kasus Warga Semarang Dianiaya Polisi hingga Tewas, Ini Penampakan Rekonstruksinya

Akibat kejadian ini, korban mengaku trauma dan merasa nama baiknya telah tercemar.

Video amatir berdurasi 29 detik menunjukkan Aipda IR, yang masih mengenakan seragam dan jaket polisi mengamuk serta mencekik Kusyanto.



Dalam video tersebut, oknum polisi itu terlihat mengancam akan memukul kepala korban jika tidak mengakui tuduhan pencurian. Emosi Aipda IR semakin meningkat saat Kusyanto tetap bersikukuh bahwa dirinya tidak mencuri.

Kejadian bermula saat Kusyanto tengah mencari bekicot di perbatasan Desa Sobo, Kecamatan Geyer, Grobogan, dengan Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, Boyolali. Pria berusia 43 tahun itu kemudian ditangkap oleh Aipda IR bersama warga di area persawahan dekat jembatan.

Baca juga: Oknum Polisi Aniaya Ibu Kandung di Cileungsi Bogor hingga Tewas

Menurut warga, mereka sering kehilangan pompa air selama beberapa bulan terakhir dan mencurigai sebuah sepeda motor yang sering diparkir di pinggir sawah pada malam hari. Sepeda motor tersebut ternyata milik Kusyanto, yang hanya mencari bekicot.

Tanpa bukti, Kusyanto langsung ditangkap dan tangannya diikat dengan tali. Dalam perjalanan sejauh 1 kilometer menuju rumah Aipda IR, korban mengaku sempat menerima beberapa pukulan di kepala.

Sesampainya di rumah oknum polisi tersebut, ia dipaksa mengaku dengan cara dicekik dan diancam pukulan ke kepala.

Bahkan, terdengar ancaman akan "menghabisi" korban jika tidak mengakui perbuatannya. Namun, karena merasa tidak bersalah, Kusyanto tetap bersikeras bahwa dirinya hanya mencari bekicot.

Beberapa warga yang merasa iba akhirnya membawa Kusyanto ke Polsek Geyer untuk menghindari amuk massa.

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi tidak menemukan pompa air atau barang curian lainnya dalam karung milik korban. Karung tersebut hanya berisi bekicot hasil tangkapannya.

Kasi Humas Polres Grobogan, AKP Danang Estanto, membenarkan bahwa pelaku adalah anggota Kepolisian yang bertugas di Polres Grobogan. Saat ini, Aipda IR masih dalam pemeriksaan oleh Propam Polres Grobogan.

“Berdasarkan pemeriksaan sementara, tindakan Aipda IR bertujuan untuk mengamankan korban dari amukan massa serta mendapatkan keterangan lebih lanjut. Namun, caranya yang keras dan emosional menjadi perhatian kami,” ujar AKP Danang.

Karena tidak terbukti mencuri, Kusyanto akhirnya dibebaskan. Namun, ia mengaku kecewa karena Aipda IR tidak mau menemuinya dan meminta maaf setelah upaya damai dilakukan. Bahkan, oknum polisi tersebut langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.

Kini, Kusyanto yang bekerja sebagai pencari bekicot merasa sebagai korban salah tangkap dan trauma untuk kembali bekerja jauh dari rumah. Ia khawatir kejadian serupa terulang dan kembali mendapatkan perlakuan tidak adil.

Saya berharap polisi segera menindaklanjuti kasus ini dan membantu memulihkan nama baik saya, agar bisa bekerja seperti biasa dengan tenang dan aman,” ujar Kusyanto.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Operasi Patuh Jaya 8-21...
Operasi Patuh Jaya 8-21 Juni 2026, Pengendara Copot Pelat Nomor Jadi Target
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Dari Penyidik KPK hingga...
Dari Penyidik KPK hingga Dirreskrimum Polda NTT, Jejak Karier Kombes Sigit Haryono
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Rekomendasi
Korea Selatan vs Ceko:...
Korea Selatan vs Ceko: Taeguk Warriors Dijagokan Menang
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved