alexametrics

Kemendes RI Gandeng UMSU Medan Dampingi Bumdes

loading...
Kemendes RI Gandeng UMSU Medan Dampingi Bumdes
Rektor UMSU Dr Agussani menyampaikan pesan pada resepsi Milad ke- 63 UMSU di Kampus Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, Kamis (27/2/2020). Foto/Ist
A+ A-
MEDAN - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia menjalin kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan dalam pendampingan dan pengembangan badan usaha milik desa (Bumdes).

Penandatanganan naskah kerja sama dilakukan Rektor UMSU Dr Agussani dengan Staf Khusus Kemendes Dodi Pranata Wijaya pada resepsi Milad ke- 63 UMSU di Kampus Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, Kamis (27/2/2020).

Penandatanganan naskah MoU juga dilakukan UMSU dengan sejumlah kabupaten/kota di Sumut yakni, Kabupaten Pakpak Barat, Batubara, Labuhanbatu Selatan. Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Labusel Kholil Jufri Harahap; Pelaksana Tugas Bupati Pakpak Bharat Asren Nasution; Asisten 3 Pemkab Batubara Ronal Asahan; dan Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Asahan.



Resepsi milad ke 63 UMSU juga diisi dengan penyerahan beasiswa dari Bank Syariah Mandiri senilai Rp100 juta. Penyerahan beasiswa dilakukan kepala Kanwil BSM Sumut.

Staf Khusus Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Dodi Pranata Wijaya menjelaskan, pihak Kementerian Desa memberikan apresiasi kepada UMSU yang ikut terlibat dalam kegiatan pendampingan kepada desa. Paparan yang disampaikan Rektor UMSU Agussani tentang kegiatan pendampingan UMSU di sejumlah desa merupakan satu bentuk prestasi.

"Saya yakin jika semua perguruan tinggi di Indonesia punya kepedulian yang sama dengan UMSU maka target program desa mandiri akan tercapai pada 2024," katanya dalam keterangan persnya.

Dijelaskannya, perguruan tinggi harus hadir dalam pendampingan dan pengembangan desa karena ada banyak persoalan yang membutuhkan keterlibatan pihak kampus. Hal ini terkait dengan masih rendahnya sumber daya manusia di desa.

"Tidak banyak perangkat desa atau kepala desa yang lulusan perguruan tinggi," katanya.

Ke depan, Kemendes PDTT akan menjadikan UMSU sebagai perguruan tinggi mitra sehingga bisa berkontribusi lebih jauh dalam program pengembangan desa. "Kemendes akan mengikutsertakan UMSU dalam kegiatan pemberdayaan dan pengembangan ekonomi desa," katanya.

Rektor UMSU Agussani mengatakan, kondisi UMSU seperti sekarang ini tidak terlepas dari perjalanan selama 63 tahun. Perjalanan itu tentu masih panjang dengan banyak tantangan ke depan terkait kebijakan kementerian pendidikan.

Kerja sama dengan Kementerian Desa juga menjadi bagian yang penting dalam upaya pengembangan sumbetdaya manusia sebagai wujud pelaksanaan tri darma perguruan tinggi. "Saya yakin ini upaya bersama untuk ikut dalam proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. UMSU memiliki sumber daya yang bisa menjadi mitra dalam memberikan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat pedesaan," katanya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak