alexametrics

Selain Dalang, Oknum Kades Penyedia Senjata Api Kawanan Rampok

loading...
Selain Dalang, Oknum Kades Penyedia Senjata Api Kawanan Rampok
Elwani (47) Kades Melati Agung Kecamatan Semendawai Timur, OKU di Sumsel yang ditangkap karena menjadi dalang perampokan sadis, ternyata memiliki peran yang sentral. Dokumen/SINDOnews
A+ A-
OKU TIMUR - Elwani (47) Kades Melati Agung Kecamatan Semendawai Timur, OKU di Sumsel yang ditangkap karena menjadi dalang perampokan sadis, ternyata memiliki peran yang sentral. Sang Kades juga menyuplai senjata api (senpira) untuk kawanannya melakukan perampokan.

Salah satu perampokan terbesar yang dilakukan kawanan ini, yakni perampokan di Mesuji Makmur dengan korban H Kalung, yang mengalami kerugian sekitar Rp2,4 miliar. Bahkan saat itu, kawanan ini berhasil membawa dua karung uang berjumlah Rp800 juta. Argen yang merupakan adik Kades Elwani juga terlibat kasus perampokan tersebut.

"Kades ini mendapat bagian dan menikmati hasil kejahatan sebesar Rp67 juta. Sedangkan dari kasus perampokan korban H Bustan, Kades Elwani juga mendapat jatah Rp56 juta kasus ini diambil alih Jatanras Polda Sumsel karena berada di luar wilayah hukum Polres OKU Timur,” ujar Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya. (Baca: Selain Merampok, Oknum Kades Ini Juga Terlibat Pembunuhan Berencana).



Selain itu, Kades Elwani juga menjadi pemasok Senpi bagi pelaku perampokan, denga mendapat suplay senjata dari Ddn. "Sekarang anggota kita masih terus mekakukan pemeriksaan terhadap si Kades untuk kepentingan hukum," terangnya.

Sementara itu, Bupati OKU Timur Kholid Mawardi menyerahkan sepenunya kasus ini kepada kepolisian. Menurut bupati, apa yang dilakukan oknum kades ini merupakan tindak pidana yang tidak patut dicontoh. “Harusnya kades itu menjadi pemipin dan teladan. Ini tindak pidana kita serahkan kepada proses hukum, jika nantinya terbukti, maka kita tunjuk Pjs,” ujarnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak