Daniel Tahi Monang Silitonga, Kapolda NTT yang Rencanakan Pengawalan Kunjungan Cristiano Ronaldo
Selasa, 18 Februari 2025 - 11:17 WIB
loading...
A
A
A
Pada saat berada di NTT ini, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga akan bertanggung jawab dalam hal menjaga keamanan sang mega bintang di dunia sepak bola itu.
Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga telah menjabat sebagai Kapolda NTT sejak terkena mutasi pada 7 Desember 2023 lalu. Ia lahir di Medan, SUmatera Utara pada 8 Oktober 1968.
Baca juga: Profil Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, Kapolda NTT Jebolan Akpol 1990
Kariernya di Polri dimulai setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1990. Dalam riwayat penugasan awalnya, Daniel pernah bertugas jadi Kapolsek Besuki, Kapolsek Tanjung Duren, hingga Kapolresta Malang.
Kemudian di tahun 2010, Daniel dimutasi jadi Wadirreskrim Polda Jatim. Lalu dipindah tugaskan untuk jadi Dirresnarkoba Polda Riau di tahun 2011, dilanjut Dirreskrimum Polda Riau pada 2013.
Daniel kemudian ditarik ke Mabes Polri untuk duduki posisi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri tahun 2014. Dua tahun kemudian, ia kembali terkena mutasi untuk jadi Dirreskrimum Polda Sumsel pada 2016.
Pada tahun 2017, Daniel sempat duduki dua jabatan penting yakni Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri, dan Wadirtipideksus Bareskrim Polri.
Daniel Tahi Monang Silitonga
Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga telah menjabat sebagai Kapolda NTT sejak terkena mutasi pada 7 Desember 2023 lalu. Ia lahir di Medan, SUmatera Utara pada 8 Oktober 1968.
Baca juga: Profil Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitonga, Kapolda NTT Jebolan Akpol 1990
Kariernya di Polri dimulai setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1990. Dalam riwayat penugasan awalnya, Daniel pernah bertugas jadi Kapolsek Besuki, Kapolsek Tanjung Duren, hingga Kapolresta Malang.
Kemudian di tahun 2010, Daniel dimutasi jadi Wadirreskrim Polda Jatim. Lalu dipindah tugaskan untuk jadi Dirresnarkoba Polda Riau di tahun 2011, dilanjut Dirreskrimum Polda Riau pada 2013.
Daniel kemudian ditarik ke Mabes Polri untuk duduki posisi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri tahun 2014. Dua tahun kemudian, ia kembali terkena mutasi untuk jadi Dirreskrimum Polda Sumsel pada 2016.
Pada tahun 2017, Daniel sempat duduki dua jabatan penting yakni Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri, dan Wadirtipideksus Bareskrim Polri.
Lihat Juga :