alexametrics

Tinjau Banjir, Kapolresta Desak Pemkab Sidoarjo Turun Tangan

loading...
Tinjau Banjir, Kapolresta Desak Pemkab Sidoarjo Turun Tangan
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji yang meninjau lokasi banjir Senin (17/2/2020). Foto/Pramono Putra/Dok
A+ A-
SIDOARJO - Akibat tidak berfungsinya saluran air, Ratusan rumah Warga 2 Desa diwilayah Kecamatan Tanggulangin-Sidoarjo, masing-masing Desa Kedungbanteng dan Banjarasri sudah sekitar sebulan terakhir ini tergenang air.

Air yang bersumber dari luapan air sungai dan tingginya curah hujan ini masuk ke rumah warga dan menyebabkan sejumlah barang rumah tangga milik warga terendam air.

(Baca juga: Dua Kecamatan di Cirebon Terendam Banjir Setinggi Satu Meter Lebih)

Bahkan tidak hanya rumah, Dua Bangunan Sekolah Dasar dan Sebuah Sekolah Menengah Pertama juga ikut tergenang air yang menyebabkan aktifitas belajar mengajar siswa terganggu. Akibat genangan air itu, Warga menutup Akses Jalan Desa dengan melarang kendaraan roda 4 melintas kawasan tersebut.



Sayangnya, meski genangan air yg tidak kunjung surut ini telah dilaporkan ke pemerintah setempat, namun hingga kini belum ada penanganan serius yang bisa mengurangi volume genangan air di dua desa tersebut.

Warga pun pasrah dan hanya bisa berharap agar pemerintah segera ambil tindakan untuk mengurangi volume genangan air yang melumpuhkan aktifitas warga.

Warga menduga, aliran air sungai di dua desa ini tersumbat dan terganggu akibat adanya proyek pengeboran gas lapindo yang menyebabkan terjadinya genangan hingga masuk ke rumah warga.

"Ya gimana lagi, semuanya kini tergantung dari sikap pemerintah gimana caranya agar air di aliran sungai bisa mengalir ke laut sehingga volume genangan air bisa segera turun dan surut," ujar Diva salah satu warga Desa Kedungbanteng.

Sementara Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji yang meninjau lokasi banjir Senin (17/2/2020) menyatakan, prihatin atas kondisi yang kurang menguntungkan bagi warga Desa Kedungbanteng dan Banjarasri-Tanggulangin Sidoarjo ini.

Sumardji yang baru dilantik sebagai Kapolresta Sidoarjo Jumat pekan lalu itu menjanjikan, akan segera mendesak Pemkab Sidoarjo untuk segera ambil tindakan karena dampak dari genangan air ini sangat merugikan warga.

"Saya prihatin dengan kondisi ini karena bisa berdampak pada kehidupan masyarakat. Untuk itu saya akan desak pemkab Sidoarjo untuk segera ambil tindakan untuk mengurangi volume genangan air sebelum berdampak pada kondisi keamanan lingkungan," tegas Kombes Pol Sumardji.

Sebagai upaya untuk memberikan rasa aman dan tenang bagi warga yang terdampak genangan air ini, sejumlah aparat kepolisian dari Polsek Tanggulangin dan Polresta Sidoarjo disiagakan di lokasi genangan untuk memantau kondisi kamtibmas dan ikut membantu menenangkan warga sambil menunggu tindak lanjut penanganan dari pemerintah.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak