Awas! Pelanggar PSBB Mulai Ditindak Tegas
Minggu, 03 Mei 2020 - 09:44 WIB
loading...
Gubernur Khofifah Indar Parawansa didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan (kiri) dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho (tengah) saat terjun menindak pelanggar PSBB di wilayah Surabaya.Foto/SINDONews/lukman hakim
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan Minggu (3/5/2020) dini hari terjun langsung mengawal patroli gabungan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya.
Patroli ini merupakan bagian tahapan pemberlakuan PSBB setelah tiga hari masa teguran dan imbauan sejak hari pertama PSBB Surabaya, Sidoarjo dan Gresik pada Selasa (28/4/2020). Operasi gabungan ini berhasil menjaring 82 warga Surabaya yang melanggar aturan jam malam. Mereka diangkut menggunakan tiga truk mobil Satpol PP Kota Surabaya menuju Mapolrestabes Surabaya.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meski sudah memasuki hari kelima PSBB, namun masih ditemukan kerumunan warga pada beberapa titik.
![Awas! Pelanggar PSBB Mulai Ditindak Tegas]()
Patroli gabungan tidak hanya dilakukan Surabaya tapi juga di Gresik dan Sidoarjo. "Mari kita disiplin. Surabaya ini yang terkonfirmasi positif COVID-19 tinggi sekali, jumlahnya 495 orang," kata Khofifah.
Angka tersebut, lanjut dia, jauh melampaui Bandung yang sebanyak 189 orang. Kemudian Depok 73 orang dan Bogor 83 orang. Artinya, Surabaya sudah dua kali lipat lebih tinggi dari daerah lain.
Diketahui, Depok merupakan wilayah PSBB DKI Jakarta yang kini tengah melakukan perpanjangan masa PSBB. Angka positif di Depok tereduksi pasca penerapan PSBB. "Kalau ini (PSBB Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) sangat efektif maka tentu PSBB tidak perlu diperpanjang," ungkap Khofifah.
Patroli ini merupakan bagian tahapan pemberlakuan PSBB setelah tiga hari masa teguran dan imbauan sejak hari pertama PSBB Surabaya, Sidoarjo dan Gresik pada Selasa (28/4/2020). Operasi gabungan ini berhasil menjaring 82 warga Surabaya yang melanggar aturan jam malam. Mereka diangkut menggunakan tiga truk mobil Satpol PP Kota Surabaya menuju Mapolrestabes Surabaya.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meski sudah memasuki hari kelima PSBB, namun masih ditemukan kerumunan warga pada beberapa titik.

Patroli gabungan tidak hanya dilakukan Surabaya tapi juga di Gresik dan Sidoarjo. "Mari kita disiplin. Surabaya ini yang terkonfirmasi positif COVID-19 tinggi sekali, jumlahnya 495 orang," kata Khofifah.
Angka tersebut, lanjut dia, jauh melampaui Bandung yang sebanyak 189 orang. Kemudian Depok 73 orang dan Bogor 83 orang. Artinya, Surabaya sudah dua kali lipat lebih tinggi dari daerah lain.
Diketahui, Depok merupakan wilayah PSBB DKI Jakarta yang kini tengah melakukan perpanjangan masa PSBB. Angka positif di Depok tereduksi pasca penerapan PSBB. "Kalau ini (PSBB Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) sangat efektif maka tentu PSBB tidak perlu diperpanjang," ungkap Khofifah.
Lihat Juga :