7 Kejari di Sulsel Gagal Lolos Verifikasi Wilayah Bebas Korupsi
Kamis, 03 September 2020 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi bukan hal yang mudah, ada banyak Kejari yang baru mendapatkan predikat setelah tahun kedua, bahkan tahun ketiga mereka mengajukan usulan," ungkapnya.
Kendati demikian Idil mengaku untuk Kejari dijajaran Sulsel, tahun ini cukup memuaskan, dari 23 Kejari pengusul di Sulsel, 15 Kejari telah dinyatakan lolos verifikasi. Diantaranya Kejari Makasar, Parepare, Palopo, Gowa, Maros, Wajo, Soppeng, Barru, Jeneponto, Tana Toraja, Pangkajene, Selayar, Sinjai, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Baca Juga : Kejati Sita 40 Sertifikat di Kawasan Hutan Mapongka Toraja
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Dr Firdaus Dewilmar turut angkat bicara terkait tujuh Kejari yang gagal dalam verifikasi WBK. dia mengatakan sejak awal tahun 2020 pihaknya telah mengistruksikan agar semua berusaha untuk mendapatkan WBK.
Menurutnya pada pembahasan WBK dalam Rakornas, semua Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi sudah diberikan target. Firdaus mengaku, Instruksi dalam Rakornas sudah begitu jelas, semuanya harus capai target dan semuanya dihimbau agar mengupayakan secara sungguh sungguh.
"Instruksi di rakornas kan saya kira sudah sangat jelas. Kita mau target WBK untuk semua Kejari itu bisa tercapai sampai 80 persen. Makanya, soal ini saya bilang, upayakan dong. Inikan juga sebagai pembuktian Kejaksaan mampu melakukan reformasi birokrasi," pungkasnya. Baca Lagi : Ups! Kejati Temukan Markup di Pembangunan PLTS Takalar, Kasusnya Naik Penyidikan
Kendati demikian Idil mengaku untuk Kejari dijajaran Sulsel, tahun ini cukup memuaskan, dari 23 Kejari pengusul di Sulsel, 15 Kejari telah dinyatakan lolos verifikasi. Diantaranya Kejari Makasar, Parepare, Palopo, Gowa, Maros, Wajo, Soppeng, Barru, Jeneponto, Tana Toraja, Pangkajene, Selayar, Sinjai, Luwu Utara, dan Luwu Timur. Baca Juga : Kejati Sita 40 Sertifikat di Kawasan Hutan Mapongka Toraja
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Dr Firdaus Dewilmar turut angkat bicara terkait tujuh Kejari yang gagal dalam verifikasi WBK. dia mengatakan sejak awal tahun 2020 pihaknya telah mengistruksikan agar semua berusaha untuk mendapatkan WBK.
Menurutnya pada pembahasan WBK dalam Rakornas, semua Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi sudah diberikan target. Firdaus mengaku, Instruksi dalam Rakornas sudah begitu jelas, semuanya harus capai target dan semuanya dihimbau agar mengupayakan secara sungguh sungguh.
"Instruksi di rakornas kan saya kira sudah sangat jelas. Kita mau target WBK untuk semua Kejari itu bisa tercapai sampai 80 persen. Makanya, soal ini saya bilang, upayakan dong. Inikan juga sebagai pembuktian Kejaksaan mampu melakukan reformasi birokrasi," pungkasnya. Baca Lagi : Ups! Kejati Temukan Markup di Pembangunan PLTS Takalar, Kasusnya Naik Penyidikan
(sri)
Lihat Juga :