7 Fakta Pegawai PT Timah Dwi Citra Weni, Terbaru Hina Akhir Hayat Honorer

Kamis, 06 Februari 2025 - 06:19 WIB
loading...
7 Fakta Pegawai PT Timah...
Pegawai PT Timah Tbk Dwi Citra Weni bikin ulah. Dia kembali menjadi perbincangan publik setelah videonya viral di media sosial. Foto: Dok SINDOnews
A A A
PEGAWAI PT Timah Tbk Dwi Citra Weni bikin ulah. Dia kembali menjadi perbincangan publik setelah videonya viral di media sosial.

Sosok Dwi menuai kontroversi setelah dianggap menghina tenaga honorer. Publik pun menghujat dan meminta perusahaan yang menaunginya memberikan sanksi tegas.

Baca juga: Profil Dwi Citra Weni, Karyawan PT Timah yang Viral Ejek Honorer Pakai BPJS

7 Fakta Pegawai PT Timah Dwi Citra Weni

1. Kembali Viral karena Kontennya

Dwi kembali mendapat sorotan setelah mengunggah video yang dianggap merendahkan tenaga honorer. Kali ini, videonya berjudul "Honorer Menjelang Akhir Hayat" yang menimbulkan kemarahan di kalangan netizen.

Video ini pertama kali dibagikan di TikTok yang kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial seperti Twitter alias X.

2. Bukan Kontroversi Pertama yang Dilakukan

Ini bukan pertama kalinya Dwi menuai kontroversi. Sebelumnya, dia juga viral karena menghina tenaga honorer yang menggunakan BPJS Kesehatan.

Video sebelumnya menunjukkan dirinya membahas honorer dengan nada yang dianggap merendahkan. Meskipun sudah meminta maaf tampaknya kontroversi terus bergulir.

3. Jabatan Dwi di PT Timah Tbk

Berdasarkan informasi beredar, Dwi merupakan pegawai PT Timah Tbk yang menjabat sebagai Senior Analyst di bagian lingkungan hidup. Dia bekerja di perusahaan tersebut sejak tahun 2011.

Sebelum menduduki posisi saat ini, Weni pernah bekerja sebagai Analis Kimia, Analis Fisika, Teknisi Washing Plan, Petugas Proteksi Radiasi, hingga PPU.

4. Video Viral Mendapat Reaksi Keras Netizen

Dalam video beredar, Dwi terlihat sedang berada di meja kerja mengenakan kemeja panjang dengan hijab bermotif. Dia membuat konten TikTok sambil berjoget mengikuti irama musik tanpa berbicara.

Di bagian keterangannya, dia menuliskan kalimat "Hidup ini jangan serius kale. Cukup tahu diri, tahu terima kasih, tahu minta maaf."

Unggahan ini langsung mendapat respons negatif. Salah satu akun X @baco*** membagikannya hingga ditonton lebih dari 513 ribu kali. Beberapa komentar yang muncul menyoroti bagaimana pegawai BUMN bisa bekerja sambil membuat konten tanpa terlihat produktif.

5. Netizen Pertanyakan Kredibilitas

Reaksi negatif tidak hanya tertuju kepada Dwi Citra Weni, tetapi juga kepada PT Timah Tbk sebagai perusahaan yang menaunginya. Banyak netizen mempertanyakan bagaimana pegawai seperti Dwi bisa lolos dalam sistem perekrutan perusahaan BUMN. Komentar seperti "Enak ya kerja di BUMN bisa santai sambil bikin konten" kerap muncul di media sosial.

6. Akun TikTok Mode Private Setelah Viral

Setelah menuai kontroversi, akun TikTok Dwi Citra Weni, @wennymyzon1 langsung dikunci atau dibuat private. Sebelum viral, akun ini memiliki lebih dari 17,3 ribu pengikut. Langkah ini sebagai upaya meredam dampak negatif dari video viral di media sosial.

7. PT Timah Harus Sanksi Tegas

Atas perbuatan tercela Dwi, PT Timah Tbk diminta mengambil tindakan atau sanksi tegas. Apalagi ini menyangkut reputasi perusahaan sekaligus untuk menghindari kejadian serupa di masa depan.

Kasus Dwi Citra Weni menjadi contoh bagaimana media sosial bisa menjadi pisau bermata dua bagi seorang profesional. Sebagai pegawai perusahaan besar, setiap tindakan yang dilakukan di ruang publik berdampak pada reputasi pribadi maupun perusahaan tempatnya bekerja.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.800 Honorer Tangsel...
1.800 Honorer Tangsel Belum Digaji sejak Januari 2026, Kini Banyak Terjerat Pinjol!
Senator Filep Terima...
Senator Filep Terima 235 Nakes Honorer Manokwari yang Dirumahkan
Pemuda Aniaya Pacar...
Pemuda Aniaya Pacar di Depok Kesal karena Ajakan Love Scamming Ditolak
Tampang Pemuda yang...
Tampang Pemuda yang Aniaya Pacar karena Tolak Ajakan Buat Kriminal
LRT Dukuh Atas-Harjamukti...
LRT Dukuh Atas-Harjamukti Gangguan di Cikoko, Netizen: Lambat Rusak Telat
Viral Pria Ceraikan...
Viral Pria Ceraikan Istri usai Lulus PPPK, BKPSDM Aceh Singkil Panggil Pelaku
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Viral Lagu “MBG: Mas...
Viral Lagu MBG: Mas Bahlil Ganteng, Sekjen Golkar: Bukan Sindiran atau Body Shaming
Viral Awak Kabin Patah...
Viral Awak Kabin Patah Tulang Gegara Turbulensi Hebat, Bos Garuda Buka Suara
Rekomendasi
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
Berita Terkini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved