Misteri Pembunuhan Gadis Dalam Kolam Terungkap, Ini Pelaku dan Motifnya
Rabu, 02 September 2020 - 20:51 WIB
loading...
A
A
A
Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya AKP Yusuf Ruhiman mengatakan, kejadian bermula saat sehari sebelum kejadian, korban tiba di daerah bekas Terminal Cilembang pada malam hari setelah bertemu ibu angkatnya di Cirebon.
Korban saat itu duduk sendirian menunggu kerabatnya yang tinggal di Cilembang. Saat korban kebingungan, pelaku yang sedang panik dikejar utang melihat buntelan yang dibawa korban.
"Pelaku menduga di dalam buntelan tersebut ada barang berharga. Lalu pelaku berpura-pura mengenal korban dan akan membawanya ke rumah kerabatnya, namun pelaku malah membawa korban ke situ gede lalu hingga ke rel kereta api di Cihandiwung yang menjadi lokasi pembunuhan," ujar Yusuf.
Saat tiba di rel, pelaku beraksi mengambil barang bawaan korban, namun korban berteriak. Karena panik, pelaku langsung mencekik dan memukuli korban serta menyeretnya hingga meninggal dunia. (Baca; Identitas Mayat Gadis di Kolam Ikan Masih Diselidiki).
"Jasad korban kemudian dilempar pelaku ke kolam ikan, lalu pelaku memilah-milah barang bawaan korban. Setelah mengumpulkan pakaian korban yang masih bagus pelaku bergegas ke Pasar Karlis untuk menjualnya," pungkasnya.
Korban saat itu duduk sendirian menunggu kerabatnya yang tinggal di Cilembang. Saat korban kebingungan, pelaku yang sedang panik dikejar utang melihat buntelan yang dibawa korban.
"Pelaku menduga di dalam buntelan tersebut ada barang berharga. Lalu pelaku berpura-pura mengenal korban dan akan membawanya ke rumah kerabatnya, namun pelaku malah membawa korban ke situ gede lalu hingga ke rel kereta api di Cihandiwung yang menjadi lokasi pembunuhan," ujar Yusuf.
Saat tiba di rel, pelaku beraksi mengambil barang bawaan korban, namun korban berteriak. Karena panik, pelaku langsung mencekik dan memukuli korban serta menyeretnya hingga meninggal dunia. (Baca; Identitas Mayat Gadis di Kolam Ikan Masih Diselidiki).
"Jasad korban kemudian dilempar pelaku ke kolam ikan, lalu pelaku memilah-milah barang bawaan korban. Setelah mengumpulkan pakaian korban yang masih bagus pelaku bergegas ke Pasar Karlis untuk menjualnya," pungkasnya.
(nag)
Lihat Juga :