Kisah Pertempuran Sengit Pattimura Hadapi Perwira Belanda yang Pernah Melawan Pasukan Napoleon
Kamis, 30 Januari 2025 - 09:58 WIB
loading...
A
A
A
Kapitan Seit yang uzur dan senantiasa dipikul dengan kursi oleh pengikutnya tertinggal ketika pasukannya dikejar musuh dan akhirnya tertangkap.
Usai Hitu diduduki, pasukan Buyskes dengan komandan operasi Mayor Meyer diseberangkan ke Haruku. Dengan lindungan meriam dari kapal perang dan benteng Zeelandia, pasukannya menuju pusat pertahanan di Haruku yaitu Desa Islam Pelau. Pasukan Haruku terpaksa mundur ke hutan.
Mereka tidak mempertimbangkan kemampuan Buyskes yang memang unggul dalam strategi. Sebagian pasukannya dikerahkan ke Hulaliu yang dapat diduduki karena pasukan Haruku di sana juga mundur akibat dihujani tembakan meriam.
Dari Hulaliu, Buyskes mengirim pasukan kecil yang terdiri atas orang-orang Alifuru. Ternate dan Tidore untuk memotong jalan melalui hutan dan pegunungan ke arah Aboru. Dengan cara ini pasukan Haruku yang mundur dapat dipukul dari berbagai jurusan.
Beberapa desa yang memegang peran penting di Haruku musnah terbakar seperti Pelau, Rohomony, Kabau, Hulaliu, dan Aboru. Para pemuda yang gagah perkasa satu per satu mengorbankan jiwa raganya menghadapi tekanan pasukan dari yang lebih kuat persenjataannya dan lebih unggul strateginya.
Usai Hitu diduduki, pasukan Buyskes dengan komandan operasi Mayor Meyer diseberangkan ke Haruku. Dengan lindungan meriam dari kapal perang dan benteng Zeelandia, pasukannya menuju pusat pertahanan di Haruku yaitu Desa Islam Pelau. Pasukan Haruku terpaksa mundur ke hutan.
Mereka tidak mempertimbangkan kemampuan Buyskes yang memang unggul dalam strategi. Sebagian pasukannya dikerahkan ke Hulaliu yang dapat diduduki karena pasukan Haruku di sana juga mundur akibat dihujani tembakan meriam.
Dari Hulaliu, Buyskes mengirim pasukan kecil yang terdiri atas orang-orang Alifuru. Ternate dan Tidore untuk memotong jalan melalui hutan dan pegunungan ke arah Aboru. Dengan cara ini pasukan Haruku yang mundur dapat dipukul dari berbagai jurusan.
Beberapa desa yang memegang peran penting di Haruku musnah terbakar seperti Pelau, Rohomony, Kabau, Hulaliu, dan Aboru. Para pemuda yang gagah perkasa satu per satu mengorbankan jiwa raganya menghadapi tekanan pasukan dari yang lebih kuat persenjataannya dan lebih unggul strateginya.
(jon)
Lihat Juga :