Kisah Perlawanan Adik Ipar Pangeran Diponegoro Bikin Pejabat Belanda Ketar-ketir
Kamis, 30 Januari 2025 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
Hal ini membuat benteng aman dan menyisakan 36 orang sakit dan terluka di dalamnya. Sementara, Nahuys mengatur siasat agar Patih Surakarta (Sosrodiningrat II) dapat mengirim 24 tentara bersenapan ke Ngawi.
Pada 11 Desember 1827, Nahuys kembali ke Ngawi setelah mengalami kekalahan memalukan di daerah antara Panolan (Cepu) dan Padangan (Bojonegoro).
Kekalahan ini menurutnya disebabkan oleh sebuah terreur panique (rasa ngeri kepanikan) dari pasukan berkuda Madiun (pengawal pribadi Bupati Wedana) yang berseragam keren berwarna merah.
Namun demikian, Bupati Wedana dan para bupati Monconegoro Yogyakarta tidak ikut serta dalam penaklukan habis-habisan melawan pasukan berkuda Madiun.
Pada 11 Desember 1827, Nahuys kembali ke Ngawi setelah mengalami kekalahan memalukan di daerah antara Panolan (Cepu) dan Padangan (Bojonegoro).
Kekalahan ini menurutnya disebabkan oleh sebuah terreur panique (rasa ngeri kepanikan) dari pasukan berkuda Madiun (pengawal pribadi Bupati Wedana) yang berseragam keren berwarna merah.
Namun demikian, Bupati Wedana dan para bupati Monconegoro Yogyakarta tidak ikut serta dalam penaklukan habis-habisan melawan pasukan berkuda Madiun.
(jon)
Lihat Juga :