Viral ASN di Bandung Barat Jadi Korban KDRT Istri hingga Wajah Lebam

Senin, 20 Januari 2025 - 11:26 WIB
loading...
Viral ASN di Bandung...
ASN di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh istrinya. FOTO/X @C_D3pp
A A A
JAKARTA - Seorang aparatur sipil negara ( ASN ) di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT ) yang dilakukan oleh istrinya. Kejadian ini diketahui setelah berbagai akun media sosial meng-upload kasus ini dan viral.

Dalam narasinya, korban disebut sempat menghilang tidak ada kabar selama 5 hingga 6 bulan kepada keluarga sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi mengalami luka lebam di wajahnya. Adapun peristiwa ini terjadi di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung yang terjadi pada pekan lalu.

Menanggapi hal itu, Kapolsek Ciparay Iptu Ilmansyah membenarkan adanya peristiwa KDRT tersebut. Menurutnya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Ciparay pada Rabu (15/1/2025).



"Iya melapor pada Rabu (15/1) kita menerima kedatangan keluarga korban beserta korban si ASN," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (20/1/2025).

Namun Ilmansyah menjelaskan, jika korban membuat laporan ke pihak kepolisian karena desakan dari keluarganya bukan inisiatif dari korban.

"Cuman perlu digarisbawahi korban tidak mau laporan, dorongan dan desakan pihak keluarga akhirnya bikin laporan," katanya.

Kapolsek menambahkan, setelah laporan dibuat, korban yang mengalami sejumlah luka lebam menjalani pemeriksaan visum. Namun, pada Sabtu, 18 Januari 2025, korban mendatangi Polsek Ciparay dengan niat untuk mencabut laporan tersebut, sebelum pemeriksaan terhadap sang istri dilakukan.

"Korban datang pagi-pagi dan meminta untuk mencabut laporan. Kami tidak melakukan komunikasi sebelumnya dengan korban atau keluarganya," kata Ilmansyah.

Keluarga korban yang merasa tidak puas dengan keputusan tersebut, menilai ada narasi yang berkembang di media sosial yang menyebutkan bahwa polisi mendorong penyelesaian masalah melalui musyawarah. Namun, Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menyarankan hal tersebut.

"Kami tidak pernah mengusulkan musyawarah untuk menyelesaikan masalah ini," katanya.

Baca juga: Armor Toreador Divonis 4,5 Tahun Penjara Kasus KDRT Cut Intan Nabila

Bahkan, kata dia, pihak kepolisian berencana setelah pemeriksaan lanjutan, kasus akan dilimpahkan ke Polresta Bandung. Namun, sebelum itu terjadi korban mencabut laporan.

"Jadi setelah korban mencabut laporan, korban mengaku ingin menenangkan diri dan memilih tidak pulang ke rumahnya di Ciparay atau Cimahi. Sedangkan istri korban yang tiba di polsek untuk direncanakan pemeriksaan akhirnya pulang ke rumahnya di Ciparay. Sekitar pukul 13.00 WIB Minggu, korban sudah pulang ke rumahnya," kata dia.

Setelah mencabut laporan, kata Kapolsek, korban pun mengaku kepada petugas bahwa perselisihan dengan istrinya berawal dari kesalahannya sendiri, yang kemudian berujung pada kekerasan. Meski sempat terjadi kekerasan, keduanya dikatakan masih tinggal bersama sebelum laporan dibuat.

"Korban mengakui telah melakukan kesalahan, dan perselisihan tersebut menyebabkan istrinya marah," kata Ilmansyah.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang WFH Perdana,...
Jelang WFH Perdana, Produktivitas ASN Jakarta Dipantau melalui Sistem Monitoring
Pramono Perketat Izin...
Pramono Perketat Izin Anak Buahnya terkait Pemangkasan Perjalanan Dinas
WFA hingga 30 Maret,...
WFA hingga 30 Maret, ASN Tangsel Tetap Gaspol Layani Warga dari Mana Saja
83 Kantong Jenazah Dievakuasi...
83 Kantong Jenazah Dievakuasi dari Lokasi Longsor Bandung Barat, Pencarian Dilanjutkan
Tinjau Korban Longsor...
Tinjau Korban Longsor di Cisarua, Stafsus Menag: Bagian dari Traumatic Healing
Hari Kedelapan Operasi...
Hari Kedelapan Operasi SAR Longsor Bandung Barat, Total 70 Kantong Jenazah Dievakuasi
Evan Marvino Bantah...
Evan Marvino Bantah Tudingan KDRT Terhadap Istri: Tidak Ada Pemukulan
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Trauma Jadi Korban KDRT,...
Trauma Jadi Korban KDRT, Tami Tinggalkan Rumah dan Cari Tempat Tinggal Baru
Rekomendasi
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Sensasi Merayakan Cinta...
Sensasi Merayakan Cinta di Kapel Tebing Bali 70 Meter di Atas Samudera Hindia
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Berita Terkini
Mahasiswa Gelar Solidarity...
Mahasiswa Gelar Solidarity Campaign di Area CFD Sudirman-MH Thamrin, Buka Percakapan dengan Rakyat
Cegah Stunting lewat...
Cegah Stunting lewat Program Genting, Menteri Wihaji Salurkan Bantuan RTLH di Sleman
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Infografis
Perjalanan Karier Mpok...
Perjalanan Karier Mpok Alpa, dari Video Viral hingga Jadi Presenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved