Heroik! Serangan Besar-besaran Kaum Padri Tewaskan Perwira Belanda di Pariaman

Jum'at, 17 Januari 2025 - 09:03 WIB
loading...
Heroik! Serangan Besar-besaran...
Perang Padri melawan pasukan Belanda di bawah pimpinan Kapten De Richemont pada 12 Desember 1829 menewaskan 5 serdadu di antaranya seorang letnan laut dan 30 orang lainnya luka-luka. Foto: Ist
A A A
PERLAWANANkaum Padri ke Belanda ternyata tidak diikuti sikap para pemimpin mereka. Sikap golongan Padri yang tidak menginginkan jalan kekerasan dalam menghadapi kaum Adat ditentang oleh golongan Padri yang keras pendiriannya.

Perbedaan pendirian ini menyebabkan pecahnya kekuatan kaum Padri. Meski demikian, dalam menghadapi kekuasaan kolonial Belanda, mereka sama-sama menunjukkan sikap menentang.

Baca juga: Sejarah Perang Padri, Taktik Licik Kolonialisme Belanda untuk Kuasai Minangkabau

Hal ini terlihat pada sikap Tuanku nan Garang dan Tuanku Ibrahim yang meskipun lunak terhadap kaum Adat, ternyata tidak mudah diajak bekerja sama dengan pemimpin militer Belanda di Padang, De Richemont. Keduanya bahkan sama-sama mengirimkan pasukan untuk misi menyerang Belanda.

Dikutip dari buku "Sejarah Nasional Indonesia IV: Kemunculan Penjajahan di Indonesia" disebutkan bagaimana di daerah VII Kota, Pariaman pengikut Padri aktif mengadakan operasi. Saat itu, di Naras pengaruh pemimpin Padri Tuanku nan Cerdik sangat besar.

Pada pertempuran yang terjadi pada 12 Desember 1829 menghadapi pasukan Belanda di bawah pimpinan Kapten De Richemont yang berkekuatan 130 serdadu dan 50 marine, Tuanku nan Cerdik berhasil mengalahkannya sehingga menyebabkan kerugian musuh 5 serdadu tewas di antaranya seorang letnan laut dan 30 orang lainnya luka-luka. Pemimpin pasukan lawan terpaksa menunggu lagi bala bantuan.

Kelemahan pasukan Belanda di berbagai daerah pertempuran membawa akibat makin meluasnya perlawanan kaum Padri. Di samping itu, terlihat pasukan kaum Adat yang kecewa mulai melakukan perlawanan terhadap Belanda.

Sekitar 70 penghulu adat dengan bantuan penduduk XIII Kota yang bersikap antiBelanda telah menyerbu Padang. Namun, pasukan ini kemudian mengundurkan diri setelah lebih kurang 100 serdadu Belanda melawannya.

Sementara itu, kaum Padri yang bergerak di sebelah uțara Pasaman berhasil menduduki Air Bangis. Air Bangis dijaga oleh pasukan Padri berkekuatan sebanyak 300 orang, sedangkan dari arah laut penjagaan dibantu perahu-perahu Aceh di bawah pimpinan Sidi Mara.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WNA Asal Belanda Jatuh...
WNA Asal Belanda Jatuh di Rinjani, Tim SAR Kerahkan Helikopter Evakuasi Korban
Traktat London Bikin...
Traktat London Bikin Belanda Tak Sembarangan Caplok Aceh pada Abad 19
Kisah Mistis Bundaran...
Kisah Mistis Bundaran Tugu Malang, Sengaja Ditanami Emas, Intan dan Permata untuk Persembahan
Kisah Belanda Intai...
Kisah Belanda Intai Pertempuran Pasukan Kerajaan Mataram dan Banten
Heroik! Pasukan Selempang...
Heroik! Pasukan Selempang Merah di Jambi Bantu TNI Pukul Mundur Penjajah Belanda
Kisah Haji Christiaan...
Kisah Haji Christiaan Snouck Hurgronje, Tipu Muslim Nusantara untuk Masuk ke Tanah Suci
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Kapal Perang Belanda...
Kapal Perang Belanda dan China Terlibat Konfrontasi di Laut China Selatan
APBN 2027 Bisa Jadi...
APBN 2027 Bisa Jadi Alat Perjuangan Bangsa
Rekomendasi
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
Berita Terkini
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved