Pemukiman Warga di Indramayu Dihantui Teror Tomcat

Rabu, 02 September 2020 - 10:09 WIB
loading...
Pemukiman Warga di Indramayu...
Seorang anak jadi korban serangan Tomcat hingga membuat kulit sekitar mata dan bagian bawah hidung memerah gatal dan perih. Foto/iNewsTV/Toiskandar
A A A
INDRAMAYU - Warga Desa Pabean Udik, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu , Jawa Barat, dihantui serangan ribuan Tomcat, Rabu (2/9/2020) pagi.

Serangga berukuran sangat kecil tersebut biasa muncul di malam hari dan menyerang warga mau pun anak-anak yang tertidur lelap hingga menyebabkan gatal dan bentol-bentol. (Baca juga: Waduh, Puluhan Warga Kulonprogo Diserang Tomcat )

Warga telah berupaya mematikan tomcat tersebut dengan membakar maupun menyemprot cairan anti serangga, namun tak berhasil. Bahkan jumlah serangga tersebut terus meningkat. (Baca juga: Diserang Tomcat, Belasan Penghuni Rusun Alami Kulit Melepuh )

Warga Desa Pabean Udik, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, semakin was-was dengan kedatangan serangga Tomcat. Serangga berukuran kecil yang jumlahnya kian banyak menyerbu rumah-rumah warga. Serangan hewan yang membuat gatal tersebut sudah dirasakan warga dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan sampai saat ini jumlahnnya terus meningkat dan berkerumun di sejumlah rumah warga.

Warga mengaku, ribuan tomcat ini muncul pada waktu dinihari. Warga yang tengah beristirahat dibuat terjaga dan ketakutan lantaran Tomcat menyerang langsung warga yang tengah tertidur.

“Beberapa warga dan anak anak mulai merasakan perih dan gatal hingga bentol bentol akibat serangan Tomcat,” kata seorang warga Pabean Udik, Rantinih.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu telah melakukan inventarisir terkait rumah yang mendapat serangan Tomcat.

“BPBD dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan instansi lain untuk melakukan pemusnahan hama Tomcat yang mulai meresahkan warga di satu desa tersebut,” kata Petugas BPBD Indramayu Ismail Husni.

Saat pagi hari, Tomcat-tomcat tersebut jumlahnya menyusut dan menghilang. Namun warga selalu khawatir lantaran kawanan serangga tersebut kembali muncul dalam jumlah besar saat dinihari. Warga berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu segera mengambil langkah guna meminimalisir penyebaran serangga tomcat tersebut.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pria Ini Temukan Serangga...
Pria Ini Temukan Serangga Purba Langka Ketika Sedang Belanja
5 Serangga Terkecil...
5 Serangga Terkecil di Dunia, No 3 Berbahaya tapi Menggemaskan!
Rekomendasi
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved