Kronologi Patwal Diduga Arogan saat Kawal Mobil RI 36
Sabtu, 11 Januari 2025 - 11:57 WIB
loading...
Petugas Patroli dan Pengawalan (Patwal) mobil Lexus RI 36 diduga arogan saat menerobos kemacetan di Jalan Sudirman Jakarta, Rabu (8/1/2025) lalu. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menjelaskan kronologi petugas Patroli dan Pengawalan (Patwal) mobil Lexus RI 36 yang diduga arogan saat menerobos kemacetan di Jalan Sudirman Jakarta. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (8/1/2025) lalu.
Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo menjelaskan, anggota Patwal yang mengawal mobil berpela RI 36 bernama Brigadir DK.
"Bahwa anggota tersebut merupakan personel Ditlantas Polda Metro Jaya an Brigadir DK yang sedang melakukan pengawalan," kata Argo dalam keterangannya, Sabtu (11/1/2025).
Dia menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan terhadap Brigadir DK, saat kejadian ada truk penambal jalan yang berhenti di lajur tengah hingga menimbulkan kemacetan. Saat itu Alphard taksi online mencoba menghindar, sehingga hampir serempetan dengan mobil lain.
"Akibatnya Taxi Alphard berhenti dengan jeda agak lama dan saat itu terlihat terjadi perdebatan antara kedua kendaraan tersebut, sehingga menyebabkan kemacetan dan berpotensi menimbulkan kemacetan," katanya.
Saat itu Brigadir DK berinisiatif melerai dan meminta kendaraan Taxi Alphard agar segera maju, sehingga tidak menimbulkan kemacetan. Saat itu terlihat gestur anggota sambil menunjuk seolah arogan.
Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo menjelaskan, anggota Patwal yang mengawal mobil berpela RI 36 bernama Brigadir DK.
"Bahwa anggota tersebut merupakan personel Ditlantas Polda Metro Jaya an Brigadir DK yang sedang melakukan pengawalan," kata Argo dalam keterangannya, Sabtu (11/1/2025).
Dia menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan terhadap Brigadir DK, saat kejadian ada truk penambal jalan yang berhenti di lajur tengah hingga menimbulkan kemacetan. Saat itu Alphard taksi online mencoba menghindar, sehingga hampir serempetan dengan mobil lain.
"Akibatnya Taxi Alphard berhenti dengan jeda agak lama dan saat itu terlihat terjadi perdebatan antara kedua kendaraan tersebut, sehingga menyebabkan kemacetan dan berpotensi menimbulkan kemacetan," katanya.
Saat itu Brigadir DK berinisiatif melerai dan meminta kendaraan Taxi Alphard agar segera maju, sehingga tidak menimbulkan kemacetan. Saat itu terlihat gestur anggota sambil menunjuk seolah arogan.
Lihat Juga :