Isu Mahar Politik Balonkada, Rp500 Juta untuk Satu Anggota DPR

Rabu, 02 September 2020 - 09:27 WIB
loading...
Isu Mahar Politik Balonkada,...
Ketua DPW Partai Nasdem Nusa Tenggara Barat H Amin membantah ada mahar politik dalam dukungan bakal calon pilkada. Foto/iNewsTV/Hari Kasidi
A A A
MATARAM - Isu mahar politik pemberian dukungan bakal calon kepala daerah mewarnai Pilkada Serentak 2020 . Namun satu partai politik berusaha menepis isu tersebut dan menegaskan hanya membangun komitmen dengan balonkada.

Mahar politik pada pemberian dukungan bakal calon kepala daerah atau balonkada pada setiap pelaksanaan kontestasi pilkada menjadi isu yang sudah lazim. Termasuk dalam Pikada Serentak 2020. (Baca juga: Unjuk Rasa Dugaan Mahar Politik di Kantor Bawaslu Sultra Ricuh )

Bahkan mahar politik tersebut, hitung - hitungannya sangat fantastis. Satu kursi di parlemen atau DPRD konon dikabarkan dibanderol seharga Rp500 juta. Itu artinya, mahar minimal yang harus dipersiapkan balonkada tidak lah sedikit. Yaitu minimal sejumlah kursi yang menjadi persyaratan, seperti Kota Mataram yang mensyaratkan 9 kursi dengan angka absolut Rp4,5 miliar. (Baca juga: KPU Tak Bakal Loloskan Calon Kepala Daerah Berperilaku Tercela )

Namun, satu partai politik yang memberikan dukungannya terhadap balonkada menepis isu mahar politik di partainya. “Kami membangun komitmen utuk menyejahterakan rakyat dan daerah serta memberikan kontribusi bagi partai bila terpilih menjadi pasangan kepala daerah,” kata Ketua DPW Partai Nasdem Nusa Tenggara Barat (NTB) H Amin.

Isu besarnya mahar politik yang harus disetorkan oleh balonkada pada Pilkada Serentak 2020 tentu saja menjadi tanggung jawab moral partai pengusungnya. Yaitu bagaimana berupaya menggerakkan mesin partai untuk memenangkan pasangan yang didukungnya.

Kendati demikian, pemilihlah yang menjadi penentu di bilik suara nanti. Siapa balonkada yang akan diberikan mandat untuk memimpin daerahnya selama 5 tahun ke depan.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Ketua Nasdem Indramayu...
Heboh Ketua Nasdem Indramayu Diminta Mahar Rp3,5 Miliar untuk Jadi Bacaleg Nomor 2, Benarkah?
Plt Ketua DPC Demokrat...
Plt Ketua DPC Demokrat Blora : Tidak Ada Mahar Politik dalam Pilkada
Pilkada Serentak 2020,...
Pilkada Serentak 2020, Ulama Jatim: Isu Agama Sudah Lewat
Bawaslu Minta Kades...
Bawaslu Minta Kades Kampanyekan Lawan Politik Uang di Pilbup Bandung
Eksodus Pengurus Jadi...
Eksodus Pengurus Jadi Pelajaran DPC PDIP KBB dalam Penguatan PAC
Tanpa Alasan Jelas,...
Tanpa Alasan Jelas, Musda Golkar Papua Barat Kembali Ditunda
Upaya Hanura Bikin Politik...
Upaya Hanura Bikin Politik Tanpa Mahar di Pilkada Serentak 2024
NasDem Konsisten Politik...
NasDem Konsisten Politik Tanpa Mahar, Ini Kesaksian Wagub Riau
Politik Tanpa Mahar...
Politik Tanpa Mahar Bisa Lahirkan Kepala Daerah Berkualitas
Rekomendasi
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Ditahan Imbang RD Kongo di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved