Tes DNA Kasus Bayi Tertukar di RS Islam Cempaka Putih, Hasilnya Mengejutkan

Selasa, 24 Desember 2024 - 12:54 WIB
loading...
Tes DNA Kasus Bayi Tertukar...
Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap hasil tes DNA di Laboratorium DNA Pusdokkes Polri terkait kasus bayi meninggal diduga tertukar di RSIJ Cempaka Putih. Foto/Muhammad Refi Sandi
A A A
JAKARTA - Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap hasil tes DNA di Laboratorium DNA Pusdokkes Polri terkait kasus bayi meninggal diduga tertukar di RS Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, Jakarta, Selasa (24/12/2024).

Menurutnya berdasarkan hasil tes DNA tersebut bayi Mr. X secara genetik merupakan anak biologis dari Muhammad Rauf dan Feni Selvianty.

Baca juga: Kronologi Bayi Meninggal yang Diduga Tertukar di RS Islam Cempaka Putih

"Kesimpulan dari surat hasil pemeriksaan DNA nomor R/K2407/XII/2024/BidLabDNA yang mana surat ini secara projusticia dikeluarkan pada tanggal 20 Desember 2024 dengan kesimpulan berdasarkan hasil analisis seluruh profil DNA dari sampel barang bukti sampel 1, maka telah dapat dibuktikan secara ilmiah, bahwa secara genetik Mr X adalah anak biologis Muhammad Rauf dan Feni Selvianty," kata Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Muhammad Firdaus dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Selasa (24/12/2024).



"Demikian hasil pemeriksaan DNA ini telah kami uraikan dengan sejujur-jujurnya dan menggunakan keilmuan yang sebaik-baiknya. sisa sample barang bukti yang akan dikembalikan sesuai ketentuan yang berlaku atau akan dimusnahkan setelah 1 tahun masa simpan," tambahnya.

Sementara itu, Direktur RS Islam Jakarta Cempaka Putih Jack Pradono Handojo menyampaikan terima kasih terkait hasil tes DNA yang cepat keluar sekaligus membuktikan dugaan bayi tertukar tidak terjadi.

Baca juga: Bayi Diduga Tertukar Dalam Kondisi Meninggal, RS di Cempaka Putih Fasilitasi Tes DNA

"Saya dari Dirut RSIJ Cempaka Putih mengapresiasi bahwa tes DNA bisa dilakukan dengan cepat hasilnya keluar. Alhamdulillah hasil membuktikan secara ilmiah dugaan bayi tertukar itu tidak terjadi," ujarnya.

"Saya ingin mengklarifikasi bahwa sebetulnya sejak seminggu atau dua Minggu yang lalu sudah menyiapkan untuk diambil kami sudah berkomunikasi untuk diambil atau diantarkan hingga sekarang belum. Kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam," lanjutnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Perempuan Kembar Ini...
2 Perempuan Kembar Ini Lahir Berselang Beberapa Menit, tapi Memiliki Ayah yang Berbeda
Kisah Stanley Evander,...
Kisah Stanley Evander, Lulusan Doktor Tercepat UGM 2026 dengan Riset Kit Ekstraksi DNA
17 Pria Dites DNA atas...
17 Pria Dites DNA atas Pemerkosaan Wanita hingga Hamil, tapi DNA Ayahnya yang Cocok
Rekomendasi
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Berita Terkini
Satgas Yonarhanud 1...
Satgas Yonarhanud 1 Kostrad Gagalkan Penyelundupan Sabu 21 Kg di Perbatasan RI-Malaysia
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Judi Berkedok Game Center...
Judi Berkedok Game Center Digerebek, 69 Orang Ditangkap
Kemendagri Percepat...
Kemendagri Percepat Penegasan Batas Desa di Tiga Kabupaten di Sultra
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved