Pembagian Benda dan Keris Pusaka Pangeran Diponegoro ke Keluarga saat Diasingkan

Kamis, 12 Desember 2024 - 09:38 WIB
loading...
Pembagian Benda dan...
Pangeran Diponegoro saat memimpin pertempuran melawan penjajah Belanda. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Belanda berhasil menangkap Pangeran Diponegoro saat bersembunyi di hutan belantara. Penangkapan itu terjadi di akhir Perang Jawa yang membuat Sang Pangeran harus takluk. Pascaditangkap, Sang Pangeran langsung dibawa ke luar Pulau Jawa dengan pengawalan ketat oleh pihak Belanda.

Konon Sang Pangeran sudah pasrah dan sadar ia akan diasingkan. Bahkan nana Ambon yang sempat muncul dalam perbincangan dengan seorang kolonel Belanda coba ditanyakan Pangeran Diponegoro ke pengawalnya. Konon tepat pada 5 April 1830, rombongan pangeran yang terdiri dari 19 orang itu masuk Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

Sang Pangeran sebagaimana dicatatkan pada buku "Takdir Riwayat Pangeran Diponegoro 1785 - 1855" tulisan Peter Carey sempat meminum sebotol air zamzam dari Mekkah, yang diberikan kepadanya di Magelang oleh seorang haji yang baru pulang dari Tanah Suci. Air zamzam ini juga untuk obat Sang Pangeran yang sebenarnya ingin diberi kesempatan untuk pergi ke Tanah Suci Mekkah terlebih dahulu.

Baca juga: Sosok Perempuan Hebat di Balik Karakter Pangeran Diponegoro yang Religius

Dari Semarang, Pangeran Diponegoro dibawa ke Batavia dan ditahan di ruang tahanan polisi di ruang bawah di mana Kiai Mojo dan rombongannya tak lama sebelumnya juga ditahan di situ selama satu tahun. Dari sana Sang Pangeran kemudian dibawa ke Manado dengan kondisi yang memburuk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Jejak Terakhir Pangeran...
Jejak Terakhir Pangeran Diponegoro di Tanah Jawa, Tinggal selama 26 Hari di Jakarta
Kisah Bung Tomo Mengenyam...
Kisah Bung Tomo Mengenyam Pendidikan di Sekolah Elite Belanda, Keluarganya Ternyata Pejabat Polisi
Kisah Penyamaran Untung...
Kisah Penyamaran Untung Surapati, dari Jualan Sirih hingga Kumpulkan Pasukan Pejuang di Batavia
Kisah 2 Utusan Pajang...
Kisah 2 Utusan Pajang Beri Laporan Palsu ke Sultan Hadiwijaya demi Lindungi Senopati di Mataram
Kembali atau Dijajah:...
Kembali atau Dijajah: Menjemput Nusantara Jayasempurna
Fadli Zon: Kita Perlu...
Fadli Zon: Kita Perlu Tulis Sejarah Kerajaan dan Kesultanan
Dukung Repatriasi Kekayaan...
Dukung Repatriasi Kekayaan Bangsa, Garuda Pulangkan Koleksi Sejarah dari Belanda
Rekomendasi
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved