DMC Dompet Dhuafa Kirim Lampu Tenaga Surya ke Pengungsi Erupsi Lewotobi

Senin, 02 Desember 2024 - 15:04 WIB
loading...
DMC Dompet Dhuafa Kirim...
Tim Dompet Dhuafa mendistribusikan delapan lampu tenaga surya kepada posko pengungsian mandiri di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur (Flotim). Foto/Istimewa
A A A
FLORES - Tim Dompet Dhuafa mendistribusikan delapan lampu tenaga surya kepada posko pengungsian mandiri di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Jumat (29/11/2024). Posko pengungsian mandiri yang berlokasi di Desa Pululera terletak di antara hutan-hutan dan lahan pertanian kosong.

Penerangan merupakan kebutuhan mendesak di sini. "Di posko ini masih sulit penerangan, berbeda sekali dengan keadaan sebelum erupsi,” ujar Theresia Jaja Seda salah satu penyintas dalam siaran pers, Senin (2/12/2024).

Selain karena belum ada aliran listrik, mereka juga sempat menggunakan jenset, namun ada yang tidak berfungsi, ada pula yang tidak memiliki bahan bakar yang cukup. Sebelum ada lampu tatasurya, mereka hanya menggunakan lampu pelita.

Baca juga: BNPB: Jumlah Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Mencapai 13.116 Jiwa



Lampu pelita merupakan lampu tradisional yang menyelupkan sumbu ke dalam cairan minyak tanah. Kekurangan lampu ini adalah penerangannya terbatas, dan warga harus memperoleh minyak tanah.

Situasi itu membuat penyintas tambah kesulitan sendiri. “Kami masih menggunakan lampu pelita, seadanya saja,” sambung Theresia.

Lokasi pengungsian mereka juga bukan termasuk ke dalam jalur utama atau jalan raya yang memang dilewati banyak orang, sehingga agak sulit dan membutuhkan usaha yang lebih untuk mengirimkan bantuan ke sana. Saat malam tiba, jalan menjadi karpet hitam yang legam, karena memang tidak ada penerangan di sana.

Lampu Tatasurya membawa harapan baru bagi para penyintas. Mereka cukup mengarahkan alat panelnya untuk menyerap sinar matahari dan lampu menyala seketika.

Dompet Dhuafa memprioritaskan lampu tatasurya ini posko pengungsian dengan kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, ibu menyusui hingga balita. "Kami memprioritaskan kelompok rentan,” ujar Taqi Falsafati selaku PIC Penanganan Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki DMC Dompet Dhuafa.

Senyum merekah kembali saat mereka coba menyalakan lampu. Seraya melihat harapan tepat di depan mata. Tim Dompet Dhuafa bersama warga memasang panel menggunakan kayu atau bambu yang tertancap di tanah, ada pula yang diletakan di atas pohon, mengingat lokasinya berada di perhutanan.

"Terima kasih banyak atas bantuannya. Kita tidak perlu khawatir lagi soal penerangan di malam hari", tutup Theresia.

Sudah 25 hari berlalu semenjak Gunung Lewotobi Laki-Laki menggemparkan masyarakat Indonesia. Selama 25 hari itu pula pemerintah, lembaga dan komunitas saling bahu-membahu bantu penanganan untuk penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Abu menyelimuti rumah, lahan, jalan dan menyisakan kota kosong dalam seketika. Hanya beberapa hewan liar yang berkeliaran di kota sunyi tersebut. Pemandangan asri yang hijau berubah seketika menjadi nuansa muram.

Masyarakat mengungsi ke berbagai tempat menjauhi laju asap dan gunung. Beberapa mengungsi ke tempat publik seperti sekolah dan tempat ibadah yang memang memungkinkan menampung banyak jiwa.

Beberapa lainnya mengungsi secara mandiri. Ada yang mengungsi ke hutan dan sawah serta mendirikan tenda terpal seadanya, penerangan seadanya, dan tempat sanitasi seadanya.

Ada tempat sanitasi yang hanya dimanfaatkan untuk mandi dan buang air pipis. Ketika hendak ditanya terkait buang air besar, ada yang menjawab harus ke posko lain yang memang ada layanan MCK Darurat, ada pula yang hanya diam ketika pertanyaan itu dilontarkan.

Posko pengungsian utama, pihak desa mengirimkan pasokan pangan, layanan medis dan air bersih ke titik-titik pengungsian mandiri. Meski sinyal, jalur, dan ancaman erupsi yang mengintai masih menjadi kendala dalam aktivitas penanganan.

Disaster Management Center (DMC), Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC), dan Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Timur, masih memberikan pelayanan terbaik untuk penanganan penyintas yang tersebar ke berbagai titik.

Mulai dari mendirikan Dapur Umum, Pos Hangat, Distribusi Air Bersih, Layanan Medis, Taman Ceria, MCK Darurat hingga yang terbaru distribusi Lampu Tatasurya.

Kawan Baik, mari doakan dan ulurkan tangan untuk membantu kawan-kawan penyintas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki. Semoga penyintas selalu berada di bawah perlindungan dan kasih sayang Tuhan Yang Maha Esa.

Diketahui, Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi Islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial.

Sudah berjalan lebih tiga dekade (30 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
Kebakaran di Tambora...
Kebakaran di Tambora Hanguskan 27 Rumah, 250 Warga Mengungsi
Pengungsi Turun 99,63...
Pengungsi Turun 99,63 Persen, DPR Puji Kinerja Satgas PRR Tangani Bencana di Sumatera
Satgas Percepatan Rehabilitasi...
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fokus Wujudkan Nol Pengungsi di Tenda
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Salurkan 300 Mushaf Al-Qur'an ke Masjid Al Aqsa dalam Bentuk Wakaf
Rekomendasi
Sebaik-baikya Puasa...
Sebaik-baikya Puasa Setelah Ramadan, Ternyata Puasa Muharram!
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved