Kisah Cinta Jenderal Kopassus Paling Ditakuti, Tolak Hidangan Hotel Lebih Pilih Makan Bekal Masakan Istri

Minggu, 01 Desember 2024 - 07:34 WIB
loading...
Kisah Cinta Jenderal...
Jenderal Leonardus Benny Moerdani atau LB Moerdani merupakan tokoh militer di Indonesia yang cukup dikenal terutama di kalangan prajurit Korps Baret Merah Kopassus. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jenderal Leonardus Benny Moerdani atau LB Moerdani merupakan tokoh militer di Indonesia yang cukup dikenal terutama di kalangan prajurit Korps Baret Merah Kopassus . Pembawaannya yang tenang dan tegas membuatnya menjadi sosok yang sangat disegani dan ditakuti.

Meski dikenal sebagai sosok yang tegas, keras, dan berani di medan tempur namun untuk urusan asmara, Jenderal TNI kelahiran Cepu, Jawa Tengah pada 2 Oktober 1932 ini merupakan sosok yang hangat dan sangat lembut.Bahkan LB Moerdani dikenal sebagai sosok yang mampu meratukan istrinya.

Kisah asmaranya penuh dengan kehangatan dan penghormatan terhadap istrinya, Hartini. Meskipun kesibukannya sebagai seorang jenderal yang akrab dengan dunia intelijen membuatnya jarang pulang ke rumah, Benny selalu memiliki cara tersendiri untuk menunjukkan cintanya kepada Hartini.

Baca juga: Cerita Mahfud MD Dikawal 2 Anggota Sat-81/Gultor Kopassus Anak Buah Luhut saat Konflik Cicak Vs Buaya

Benny Moerdani memiliki kebiasaan yang tak pernah berubah: selalu membawa bekal makanan yang disiapkan oleh istrinya. Apa pun situasinya, apakah dia membawa bekal tersebut sendiri atau diantarkan ke kantornya.

Benny akan selalu memakan masakan dari rumah, baik untuk makan siang maupun malam. Bahkan saat ada acara makan-makan di kantor atau di luar, dia tetap akan terlebih dahulu menikmati bekal rantang dari istrinya. Kebiasaan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk penghormatan dan penghargaan Benny terhadap Hartini.

Baca juga: 10 Perwira Lemdiklat Polri Dapat Jabatan Baru dari Kapolri Awal November 2024, Ini Namanya

Dengan cara ini, Benny ingin menunjukkan betapa ia menghargai usaha dan cinta yang dituangkan Hartini dalam setiap hidangan yang disiapkan. Meskipun Benny jarang bercerita tentang pekerjaannya kepada sang istri dan lebih sering menghabiskan waktunya di kantor, dia selalu berusaha menjaga perasaan Hartini.

Hal ini membuat Hartini merasa dihargai dan dicintai, meskipun komunikasi mereka terbatas. Hartini, dalam berbagai kesempatan, mengungkapkan sisi lain dari Benny Moerdani yang dikenal dengan julukan 'raja intel' Indonesia.

Meskipun tegas dan keras dalam urusan militer, bagi Hartini, Benny adalah figur yang memberikan rasa aman kepada semua orang di sekitarnya.

Dalam buku Benny: Tragedi Seorang Loyaliskarya Julius Pour, Hartini menyatakan keinginannya memiliki suami dengan latar belakang militer.

Kisah cinta mereka dimulai pada 1956, ketika Benny masih berpangkat Letnan Dua (Letda) dan Hartini bekerja sebagai pramugari di Garuda Indonesia. Pertemuan mereka difasilitasi oleh adik Benny, Maria Sri Noerna, yang juga bekerja sebagai pramugari dan merupakan teman Hartini.

Meskipun cenderung diam dan tertutup, mampu memberikan perasaan aman dan perlindungan kepada Hartini dan orang-orang di sekitarnya.

Namun, karier militer Benny sering kali menjadi tantangan dalam hubungan mereka. Sebagai anggota pasukan komando, Benny sering kali harus melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia untuk menjalankan tugasnya. Meski demikian, di balik sikapnya yang tertutup, Benny selalu membawa foto Hartini dalam dompetnya setiap kali bertugas.

Setelah delapan tahun berpacaran, mereka akhirnya menikah pada 12 Desember 1964. Pernikahan ini terjadi atas dorongan Presiden Soekarno, yang bahkan mengadakan pesta pernikahan mereka di Istana Bogor beberapa hari setelahnya.

Menariknya, meskipun Benny seorang Katolik dan Hartini beragama Islam, perbedaan keyakinan ini tidak menjadi hambatan dalam pernikahan mereka. Pada masa itu, pernikahan mereka berlangsung dengan penuh kebahagiaan dan tanpa kendala.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Pasukan Intelijen Mematikan...
Pasukan Intelijen Mematikan Dom Sumurup Ing Banyu, Telik Sandi Mataram yang Habisi Jenderal VOC JP Coen
Profil Danrem 011 Kolonel...
Profil Danrem 011 Kolonel Ali Imran, Perwira Kopassus yang Viral Bubarkan Konvoi Berbendera GAM
Kisah Jenderal LB Moerdani...
Kisah Jenderal LB Moerdani Dapat Pujian dari Mantan Presiden Filipina Fidel Ramos
Kisah 30 Kopassus Nyamar...
Kisah 30 Kopassus Nyamar Jadi Hantu Putih saat Taklukkan 3.000 Pemberontak di Kongo
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Sarwo Edhie Wibowo Lampiaskan Dendam Kematian Ahmad Yani hingga Tumpas PKI
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Rekomendasi
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan...
Jisoo BLACKPINK Dinobatkan Jadi Artis K-Pop dengan Wajah Tercantik, Aksi Donasinya Ikut Disorot
Berita Terkini
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Bibit Siklon Tropis...
Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Gelombang Tinggi
Infografis
Benarkah Makan Banyak...
Benarkah Makan Banyak saat Sahur Bisa Cegah Lapar Lebih Lama?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved