Fakta-fakta Kasus Anak Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus
Sabtu, 30 November 2024 - 14:21 WIB
loading...
A
A
A
Nurma mengatakan bahwa satpam melihat terduga pelaku anak melintas saat berpatroli. Namun, ketika disamperin pelaku anak berupaya kabur dan berhasil diamankan.
"Karena pertama kali kejadian anak itu melintas jalan ketika satpam lagi patroli di perumahan kemudian setelah dipanggil lari itu yang menjadi kecurigaan kemudian dikejar selanjutnya anak itu diamankan oleh petugas satpam," ucapnya.
Sekadar informasi, pelaku anak terancam Pasal 338 KUHP atas perbuatannya tersebut.
Kejadian itu seperti yang diungkapkan oleh salah satu pengurus RW 006 Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan berinisial I. Ia mengaku mendapatkan cerita itu dari salah satu petugas keamanan yang melihat kejadian tersebut.
"Ini cerita dari satpam. Kalau korban terakhir yang selamat ibunya itu. Ibunya keluar dari rumah loncat pagar, manjat, anaknya ngejar sambil bawa pisau," tutur I kepada wartawan di lokasi kejadian perkara, Sabtu (30/11/2024) siang.
Ia menuturkan bahwa AP sempat lari dengan berlumuran darah setelah ditikam oleh MAS. Ia pun mengatakan bahwa AP terpaksa melompat pagar lantaran kondisinya tengah tergembok.
"Ibunya loncat karena waktu pagarnya digembok. Anaknya ngejar, tapi mungkin karena darahnya (berceceran di situ), dikira udah meninggal. Mungkin kalau dari cerita satpam itu (ditikam) berkali-kali, ada luka terbuka di pundaknya," kata I.
"Karena pertama kali kejadian anak itu melintas jalan ketika satpam lagi patroli di perumahan kemudian setelah dipanggil lari itu yang menjadi kecurigaan kemudian dikejar selanjutnya anak itu diamankan oleh petugas satpam," ucapnya.
Sekadar informasi, pelaku anak terancam Pasal 338 KUHP atas perbuatannya tersebut.
4. Ibu Lompat Pagar Dikejar Anak Sambil Bawa Pisau
Seorang remaja berinisial MAS (14) yang tega membunuh ayah APW (40) dan neneknya RM (69) sempat mengejar sang ibu berinisial AP (40) dengan pisau pada Sabtu (30/11/2024) dini hari. AP selamat meski harus melompat pagar dengan bercucuran darah.Kejadian itu seperti yang diungkapkan oleh salah satu pengurus RW 006 Kelurahan Lebak Bulus, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan berinisial I. Ia mengaku mendapatkan cerita itu dari salah satu petugas keamanan yang melihat kejadian tersebut.
"Ini cerita dari satpam. Kalau korban terakhir yang selamat ibunya itu. Ibunya keluar dari rumah loncat pagar, manjat, anaknya ngejar sambil bawa pisau," tutur I kepada wartawan di lokasi kejadian perkara, Sabtu (30/11/2024) siang.
Ia menuturkan bahwa AP sempat lari dengan berlumuran darah setelah ditikam oleh MAS. Ia pun mengatakan bahwa AP terpaksa melompat pagar lantaran kondisinya tengah tergembok.
"Ibunya loncat karena waktu pagarnya digembok. Anaknya ngejar, tapi mungkin karena darahnya (berceceran di situ), dikira udah meninggal. Mungkin kalau dari cerita satpam itu (ditikam) berkali-kali, ada luka terbuka di pundaknya," kata I.
Lihat Juga :