Ridwan Kamil-Suswono Disindir Anies Baswedan, Bahlil Beri Tanggapan Menohok
Rabu, 27 November 2024 - 12:51 WIB
loading...
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menanggapi sindiran mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kepada paslon Ridwan Kamil dan Suswono yang mencoblos di luar Jakarta. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menanggapi sindiran mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kepada paslon Ridwan Kamil dan Suswono yang mencoblos di luar Jakarta. Adapun RK dan Suswono masih ber-KTP Jawa Barat (Jabar) dan menyalurkan hak pilih di Bandung serta Bogor.
Bahlil menilai hal itu tak sepatutnya dipermasalahkan. Menurut Menteri ESDM itu, sentilan dari Anies Baswedan tersebut tidak mencerminkan sikap pemimpin bijaksana.
“Ya, jadi pemimpin itu harus bijaksana. Jangan selalu berpikir yang menurut saya tidak mencerminkan pemimpin yang baik," kata Bahlil usai mencoblos di kediamannya di Duren Tiga, Jakarta, Rabu (27/11/2024).
Baca juga: Senyum Semringah Cagub Ridwan Kamil Bersama Atalia Mencoblos di TPS 023 Bandung
Kemudian Bahlil mencontohkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang masih memiliki KTP Solo saat mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2012 silam.
“Kalau persoalan Pak RK memilih di Jawa Barat, tidak di Jakarta. Di 2012, Pak Jokowi juga itu memilihnya tidak di Jakarta. Karena Pak Jokowi waktu jadi gubernur itu ber KTP-nya Solo," ungkap Bahlil.
Baca juga: Mencoblos di TPS 12, Jokowi: Yang Menang Jangan Jemawa, yang Kalah Bisa Menerima
Bahlil menilai hal itu tak sepatutnya dipermasalahkan. Menurut Menteri ESDM itu, sentilan dari Anies Baswedan tersebut tidak mencerminkan sikap pemimpin bijaksana.
“Ya, jadi pemimpin itu harus bijaksana. Jangan selalu berpikir yang menurut saya tidak mencerminkan pemimpin yang baik," kata Bahlil usai mencoblos di kediamannya di Duren Tiga, Jakarta, Rabu (27/11/2024).
Baca juga: Senyum Semringah Cagub Ridwan Kamil Bersama Atalia Mencoblos di TPS 023 Bandung
Kemudian Bahlil mencontohkan Presiden ke-7 RI Joko Widodo yang masih memiliki KTP Solo saat mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2012 silam.
“Kalau persoalan Pak RK memilih di Jawa Barat, tidak di Jakarta. Di 2012, Pak Jokowi juga itu memilihnya tidak di Jakarta. Karena Pak Jokowi waktu jadi gubernur itu ber KTP-nya Solo," ungkap Bahlil.
Baca juga: Mencoblos di TPS 12, Jokowi: Yang Menang Jangan Jemawa, yang Kalah Bisa Menerima
Lihat Juga :