Nelayan Muara Baru Resah Keberadaan Kapal Ikan Asing Can Kul Istanbul
Minggu, 24 November 2024 - 20:28 WIB
loading...
A
A
A
Doni, nelayan Muara Baru juga melemparkan protesnya dan keberatan dengan keberadaan kapal ikan asing Can Kul Istanbul / KM Berlian Biru 01. "Kami keberatan karena ini dampaknya mengganggu perekonomian perikanan nelayan lokal," ucapnya.
Selain itu, Pandi juga mengutarakan keberatannya atas kehadiran kapal ikan asing. "Indonesia merupakan negara poros maritim dunia dan biarkan nelayan lokal Indonesia yang beroperasi di Perairan Indonesia, serta jangan biarkan kapal ikan asing beroperasi di Perairan Indonesia," ungkapnya.
Kapal ikan asing Can Kul Istanbul atau KM Berlian Biru 01 bersandar di Dermaga Barat, tetapi kini sudah dipindahkan yang disandarkan dengan kapal riset di lokasi.
Nelayan meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan penjelasan terkait tugas dan batasan kapal ikan asing yang ada di Perairan Indonesia. Nelayan khawatir kapal ikan asing lainnya akan dengan mudah ikut menyusul masuk Perairan Indonesia, yang berujung menyapu bersih ikan di Perairan Indonesia yang mengganggu stabilitas iklim perekonomian perikanan Indonesia.
Nelayan juga meminta perhatian Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menyerap aspirasi nelayan Indonesia dalam memajukan perekonomian perikanan Indonesia.
Selain itu, Pandi juga mengutarakan keberatannya atas kehadiran kapal ikan asing. "Indonesia merupakan negara poros maritim dunia dan biarkan nelayan lokal Indonesia yang beroperasi di Perairan Indonesia, serta jangan biarkan kapal ikan asing beroperasi di Perairan Indonesia," ungkapnya.
Kapal ikan asing Can Kul Istanbul atau KM Berlian Biru 01 bersandar di Dermaga Barat, tetapi kini sudah dipindahkan yang disandarkan dengan kapal riset di lokasi.
Nelayan meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan memberikan penjelasan terkait tugas dan batasan kapal ikan asing yang ada di Perairan Indonesia. Nelayan khawatir kapal ikan asing lainnya akan dengan mudah ikut menyusul masuk Perairan Indonesia, yang berujung menyapu bersih ikan di Perairan Indonesia yang mengganggu stabilitas iklim perekonomian perikanan Indonesia.
Nelayan juga meminta perhatian Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menyerap aspirasi nelayan Indonesia dalam memajukan perekonomian perikanan Indonesia.
(jon)
Lihat Juga :