Elektabilitas Atang-Annida Unggul, Kuasai Suara Pemilih Muda di Pilkada Kota Bogor

Jum'at, 22 November 2024 - 23:09 WIB
loading...
Elektabilitas Atang-Annida...
Survei terbaru Cendekia Muda Bogor (CMB) menunjukkan pasangan Atang Trisnanto-Annida Allivia memimpin dengan elektabilitas 28,9%, disusul pasangan Dedie A Rachim-Jenal Mutaqin dengan 26,2%. FOTO/IST
A A A
BOGOR - Pemilih muda diperkirakan memainkan peran penting dalam menentukan hasil Pilkada Kota Bogor 2024. Hampir setengah jumlah pemilih di Kota Bogor berasal dari kalangan usia 17 hingga 39 tahun.

Survei terbaru Cendekia Muda Bogor (CMB) yang digelar pada 16 hingga 20 November 2024 menunjukkan pasangan Atang Trisnanto-Annida Allivia memimpin dengan elektabilitas 28,9%, disusul pasangan Dedie A Rachim-Jenal Mutaqin dengan 26,2%. Pasangan Sendi Fardiansyah-Melli Darsa mendapat dukungan sebesar 17,5%, sementara pasangan Rayendra-Eka Maulana meraih 13,2%.

Sedangkan pasangan Rena Da Frina-Teddy Risandi berada di posisi terbawah dengan 9,5% dan 4,7% responden belum memutuskan pilihan mereka. Survei yang melibatkan 600 responden dari seluruh kecamatan di Kota Bogor ini menetapkan margin of error 4,3%.

Direktur Eksekutif CMB, Tonny F Kurniawan menekankan, pemilih muda memiliki pengaruh yang besar dalam Pilkada Kota Bogor 2024. "Kelompok usia 18 hingga 30 tahun adalah segmen yang sangat besar, dan mereka cenderung memilih calon yang dapat menawarkan solusi konkret terhadap isu-isu penting, seperti penciptaan lapangan kerja, pendidikan berkualitas, dan akses teknologi digital," ujarnya, Jumat (22/11/2024).

Dalam kelompok pemilih muda, pasangan Atang-Annida memperoleh dukungan terbesar, yakni 38,7% berkat visi mereka yang progresif dan fokus pada pengembangan teknologi digital serta pemberdayaan ekonomi kreatif. Pasangan Sendi-Melli berada di posisi kedua dengan 27,5% dukungan, sebagian besar berkat komitmen mereka dalam pemberdayaan UMKM berbasis ekonomi kreatif.

Pasangan Rena-Teddy mendapat 18,6% dukungan; sementara pasangan Dedie-Jenal memperoleh 10,2%; dan pasangan Rayendra-Eka hanya mendapat 5 persen di kalangan pemilih muda.

Sebagian besar pemilih muda (70%) mengandalkan media sosial (medsos) sebagai sumber informasi utama mengenai pasangan calon. Instagram (35%) dan TikTok (25%) menjadi platform yang paling banyak digunakan. Sementara kampanye tatap muka, televisi, dan baliho masing-masing menyumbang 15%, 10%, dan 5%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemuda Bulan Bintang:...
Pemuda Bulan Bintang: Jika Anak Muda Sayang Papua, Mari Tonton Pesta Babi
Demi Akselerasi Pembangunan...
Demi Akselerasi Pembangunan Daerah, Generasi Muda Ingin Peran DPD Menguat
Hasil Survei, Kejagung...
Hasil Survei, Kejagung Jadi Lembaga Hukum Paling Dipercaya Anak Muda
Rekomendasi
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Berita Terkini
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
Infografis
10 Kota dengan Konsumsi...
10 Kota dengan Konsumsi Gorengan Tertinggi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved