Raker dengan Camat, Komisi I DPRD Kota Bogor Inventarisir Masalah di Wilayah
Jum'at, 22 November 2024 - 22:50 WIB
loading...
A
A
A
Koordinator Komisi I DPRD Kota Bogor ini menggarisbawahi perihal banyaknya bangunan yang muncul tapi tidak mengantongi izin, yang menyebabkan tidak terserapnya pendapatan baik dari retribusi maupun pajak. "Ada resto yang tidak mengantongi izin dan itu menjadi kasus dingin. Saya ingin camat menjadi mata dan telinga untuk kami di komisi I DPRD Kota Bogor," ujarnya.
Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar menyampaikan bahwa program sosialisasi Perda yang selama ini sudah dianggarkan oleh pihak kecamatan harus tetap dipertahankan. Menurut Karnain, aparatur di wilayah merupakan ujung tombak pelayanan Pemkot Bogor.
"Masyarakat harus tahu program apa saja yang ada, Perda apa saja yang sudah diterbitkan melalui aparatur di wilayah. Nah anggaran sosialisasi Perda ini menjadi wadah yang bagus yang harus dipertahankan," katanya.
Karnain dan anggota Komisi I DPRD Kota Bogor Asep Nadzarullah mengingatkan para camat agar menjaga netralitas dan tidak melakukan kampanye atau berkecimpung didalam politik praktis.
"Kami mohon tidak dilakukan lagi ke depannya para ASN ikut-ikutan kampanye baik secara langsung ataupun melalui media sosial. Karena nama baik ASN dipertaruhkan. Jangan sampai gara-gara hal sepele semua tercoreng," kata Asep.
Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor Karnain Asyhar menyampaikan bahwa program sosialisasi Perda yang selama ini sudah dianggarkan oleh pihak kecamatan harus tetap dipertahankan. Menurut Karnain, aparatur di wilayah merupakan ujung tombak pelayanan Pemkot Bogor.
"Masyarakat harus tahu program apa saja yang ada, Perda apa saja yang sudah diterbitkan melalui aparatur di wilayah. Nah anggaran sosialisasi Perda ini menjadi wadah yang bagus yang harus dipertahankan," katanya.
Karnain dan anggota Komisi I DPRD Kota Bogor Asep Nadzarullah mengingatkan para camat agar menjaga netralitas dan tidak melakukan kampanye atau berkecimpung didalam politik praktis.
"Kami mohon tidak dilakukan lagi ke depannya para ASN ikut-ikutan kampanye baik secara langsung ataupun melalui media sosial. Karena nama baik ASN dipertaruhkan. Jangan sampai gara-gara hal sepele semua tercoreng," kata Asep.
(poe)
Lihat Juga :