Elektabilitas Jagoan Perindo di Kota Bekasi Tri Adhianto-Harris Bobihoe Meningkat Jelang Pencoblosan
Rabu, 20 November 2024 - 09:28 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, saat diajukan pertanyaan tertutup dengan kertas kuesioner untuk memberikan pilihan kepada ketiga paslon dengan pertanyaan dari tiga pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota mana yang akan Ibu/Bapak/Saudara pilih jika Pilwakot digelar saat ini. Hasilnya, kata Johanes, elektabilitas pasangan Tri Adhianto-Harris Bobihoe mencapai 55,4%, sedangkan pasangan Heri Koswara-Sholihin 35,1%, pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni 4,4%, dan sebanyak 5,1% responden tidak menjawab atau memilih.
Dia mengungkapkan, hasil survei menunjukkan juga tingkat kemantapan pilihan dari respoden terhadap pilihannya dalam survei dengan pilihannya pada hari pencoblosan di TPS. Hasilnya, respoden yang memilih Tri Adhianto-Harris Bobihoe sebanyak 93,8% dan yang akan mengubah pilihan di hari pencoblosan sebanyak 6,2%.
Sedangkan untuk yang memilih pasangan Heri Koswara-Sholihin sebanyak 82,7% mantap dengan pilihannya hingga hari pencoblosan dan sebanyak 17,3% belum mantap atau merubah pilihannya. "Kemudian untuk pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni sebanyak 70,7% mantap dengan pilihannya dan 29,3% belum mantap pada pilihannya," ujar Johanes.
Survei juga mengukur persepsi warga Kota Bekasi tentang kinerja dari Tri Adhianto yang menjadi Wakil Wali Kota dan Wali Kota Bekasi selama 5 tahun. Hasilnya, sebanyak 81,4% warga Kota Bekasi puas dengan kinerja dari Tri Adhianto sebagai Wakil Wali Kota dan Wali Kota Bekasi. Sebanyak 15,3% tidak puas, dan 3,3% abstain.
Menurut Johanes, tentu saja hasil survei ini sudah bisa menyimpulkan bahwa Tri Adhianto-Harris Bobihoe akan menjadi pemenang pada Pilwakot Bekasi 2024. Johanes menjelaskan, survei dilaksanakan dalam rentang waktu 7-15 November 2024 melalui metode yang digunakan adalah stratified multistage random sampling. Sebanyak 1.700 responden berpartisipasi dalam survei ini, jumlah yang mencerminkan keragaman demografis masyarakat Kota Bekasi. Margin of error yang diperoleh dalam survei ini sekitar 2,38% pada tingkat kepercayaan 95%.
Klaster survei mencakup 12 kecamatan di Kota Bekasi, yang dipilih secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada 2024.
Dia mengungkapkan, hasil survei menunjukkan juga tingkat kemantapan pilihan dari respoden terhadap pilihannya dalam survei dengan pilihannya pada hari pencoblosan di TPS. Hasilnya, respoden yang memilih Tri Adhianto-Harris Bobihoe sebanyak 93,8% dan yang akan mengubah pilihan di hari pencoblosan sebanyak 6,2%.
Sedangkan untuk yang memilih pasangan Heri Koswara-Sholihin sebanyak 82,7% mantap dengan pilihannya hingga hari pencoblosan dan sebanyak 17,3% belum mantap atau merubah pilihannya. "Kemudian untuk pasangan Uu Saeful Mikdar-Nurul Sumarheni sebanyak 70,7% mantap dengan pilihannya dan 29,3% belum mantap pada pilihannya," ujar Johanes.
Survei juga mengukur persepsi warga Kota Bekasi tentang kinerja dari Tri Adhianto yang menjadi Wakil Wali Kota dan Wali Kota Bekasi selama 5 tahun. Hasilnya, sebanyak 81,4% warga Kota Bekasi puas dengan kinerja dari Tri Adhianto sebagai Wakil Wali Kota dan Wali Kota Bekasi. Sebanyak 15,3% tidak puas, dan 3,3% abstain.
Menurut Johanes, tentu saja hasil survei ini sudah bisa menyimpulkan bahwa Tri Adhianto-Harris Bobihoe akan menjadi pemenang pada Pilwakot Bekasi 2024. Johanes menjelaskan, survei dilaksanakan dalam rentang waktu 7-15 November 2024 melalui metode yang digunakan adalah stratified multistage random sampling. Sebanyak 1.700 responden berpartisipasi dalam survei ini, jumlah yang mencerminkan keragaman demografis masyarakat Kota Bekasi. Margin of error yang diperoleh dalam survei ini sekitar 2,38% pada tingkat kepercayaan 95%.
Klaster survei mencakup 12 kecamatan di Kota Bekasi, yang dipilih secara proporsional berdasarkan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada 2024.
Lihat Juga :