Jagoan Perindo Syamsari Kitta Diprediksi Bisa Mengulang Kesuksesan Pilkada Takalar 2017

Selasa, 19 November 2024 - 17:27 WIB
loading...
Jagoan Perindo Syamsari...
Diskusi Politik Bedah Peluang Menang Pasangan Syamsari Kitta & Natsir Ibrahim pada Pilkada Takalar di Makassar, Sulsel, Selasa (19/11/2024). FOTO/ABDOELLAH NICOLHA
A A A
JAKARTA - Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada) Takalar 2024 hanya diikuti dua pasangan calon yakni, Syamsari Kitta -Natsir Ibrahim (incumbent) dan Muhammad Firdaus (Dg Manye)-Hengky Yasin.

Di atas kertas, pasangan penantang Firdaus-Hengky dinilai bakal memenangkan pertarungan dengan dukungan mayoritas partai politik (parpol) peraih kursi di DPRD Takalar.

Tercatat 10 Parpol peraih kursi di Takalar mengusung pasangan nomor 1 ini di antaranya, Partai Nasdem, PPP, PDIP, Gerindra, PKB, Hanura, PAN, PKS, PSI, Garuda, Golkar, dan Demokrat.



Sementara pasangan nomor 2, Syamsari Kitta-Natsir Ibrahim yang merupakan incumbent Takalar hanya diusung tiga parpol yakni, Partai Gelora, PBB, dan Partai Perindo.

Dengan dukungan mayoritas parpol itu, maka wajar jika hasil survei menempatkan pasangan penantang unggul. Berdasarkan hasil survei lembaga survei, PT Indeks Politika Indonesia (IPI), pasangan Muhammad Firdaus-Hengky Yasin berada di angka 49,4% sementata Syamsari Kitta-Natsir Ibrahim Nojeng 40,8%.

Direktur PT IPI Suwardi Idris Amir menyebutkan, pihaknya telah melakukan survei dengan menggunakan sampel 880 dengan metodologi multiseluler dengan margin of eror 3,2% dengan tingkat kepercayaan 25%.

"Di sini menariknya kita hanya menggambarkan dari segi elektabilitas saja karena kalau popularitas mereka semua sudah populer karena dari segi popularitas mereka rata-rata sudah diangka 90%, dan tingkat kesukaan juga rata-rata mencapai 80%," katanya, saat menjadi narasumber dalam diskusi publik di Makassar, Sulsel, Selasa (19/11/2024).

Suwadi menyampaikan bahwa hasil riset di lapangan, paslon Syamsari Kitta-Natsir Ibrahim dengan paslon Muhammad Firdaus-Hengky Yasin tidak beda jauh dari segi elektabilitas.

"Pasangan Firdaus-Hengky ini berada di angka 49,4% kemudian Syamsari-Natsir 40,8%. Diakui Syamaari memang ada kenaikan karena sebelumnya hanya bermain di angka 34%. Sementara yang belum menjawab atau merahasiakan pilihannya masih ada 9,8%," ucapnya.

Dari temuan di lapangan, kata Suwadi, ada hal yang menarik dari segi survei Pilkada 2024 dibandingkan Pilkada 2017. Pada saat itu, Syamsari tertinggal 8% dari lawannya Burhanuddin Baharuddin tetapi dia membalikkan keadaan dengan menang tipis di hasil akhir. Saat itu, Burhanuddin Baharuddin sudah berada di angka 50%-an, sementara Syamsari Kitta 41 atau 42% di Pilkada Takalar 2017.

"Kondisi saat ini agak mirip karena selisihnya juga kurang lebih hampir 8% berdasarkan pengalaman 2017 lalu," ungkapnya.

Karena itu, kata dia, paslon Syamsari Kitta-Natsir Ibrahim memiliki potensi dan masih sangat terbuka besar bisa memenangkan pertarungan. "Kami yakin Syamsari bisa mengulang kesuksesan di Pilkada 2017 lalu," katanya.

Apalagi kata dia, paslon Firdaus-Hengky yang didukung kekuatan besar dan partai mayoritas ditambah kekuatan besar di belakangnya hingga kini surveinya belum mencapai 50%.

"Ini bisa mengejar dan mengalahkan jika masyarakat bisa betul-betul menentukan pilihan yang sesuai dengan hati nurani karena kedua-duanya memiliki peluang yang sama," bebernya.

Meski demikian, pihaknya mengakui masih cukup banyak orang yang meragukan Syamsari Kitta karena dianggap belum maksimal sebagai bupati sebelumnya, namun pihaknya berdalih hal itu disebabkan pandemi COVID-19 yang mendera saat itu.

Suwadi menandaskan salah satu keuntungan paslon Syamsari-Natsir keduanya membawa isu kedaerahan (primordial) yang mengklaim diri sebagai orang asli Takalar. Selain isu tersebut, pasangan Syamsari Kitta-Natsir Ibrahim dinilai pasangan komplet dan berpengalaman di pemerintahan, karena Syamsari merupakan Bupati Takalar 2017, sementara calon wakilnya, Natsir Ibrahim adalah mantan wakil bupati Takalar periode sebelumnya yang juga putra mantan bupati dua periode Ibrahim Rewa.

"Keduanya (Syamsari Kitta-Natsir Ibrahim) merupakan pasangan yang sudah berpengalaman di pemerintahan, mantan bupati dan mantan wakil bupati. Jadi peluang menang masih terbuka lebar," kata pengamat politik dari Unismuh Makassar, Ridwan Pawallang yang juga menjadi narasumber dalam diskusi tersebut.

Diskusi politik ini tidak hanya menghadirkan Direktur Eksekutif PT IPI Suwadi Idris Amir dan Pengamat Politik Unismuh Ridwan Fawallang, tetapi juga Tokoh Literasi dan penulis nasional Bachtiar Adnan Kusuma dan Direktur PT GSI Muhammad Ridwan Saleh.

Bachtiar menambahkan, meski Syamsari Kitta dinilai tidak maksimal dalam memimpin di periode sebelumnya, namun perlu dicatat bahwa dia juga telah mampu membawa keberhasilan bagi Takalar yakni di bidang pendidikan dan keagamaan.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Perindo Sultra Bagi-bagi...
Perindo Sultra Bagi-bagi 500 Kupon BBM Pertamax Gratis untuk Ojol dan Warga Kendari
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Rekomendasi
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved